Balada sebuah Jeruk


Suatu siang nemenin mama ke pasar,

mampir ke kios buah2an..

mama mau beli jeruk

“Mang, jerukna amis teu?”

“Nya amis atuh Neng”

sampai di rumah. mama yang udah ngidam jeruk langsung ngupas jeruknya

“Niik, jeruknya asem ih.. tapi ada yang manisnya juga deng”

Lha aku jadi bingung, bisa juga dalam 1 buah jeruk itu, ada sisir jeruk yang manis dan ada juga yang asem. tapi ga ketebak dari luar yang manis mana yang asem mana.  sudah tau rasanya ketika udah dicobain di lidah.

sama juga kaya hidup ya.. ada saat2 yang manis, ada saat2 yg asem.. tapi kita ga pernah bisa memperkirakan bagian mana yg akan membawa kemanisan dan keasaman.

kita hanya bisa mencobanya dan merasakannya ketika sudah dijalani..

just live your choices, dude..

karena aku merasa banyak kemungkinan yang dijalani, tapi entah mana yang benar.. Allah tau yg terbaik pastinya..

Regards,,

si pengonsumsi Jeruk,

Monika

Advertisements

5 thoughts on “Balada sebuah Jeruk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s