Jenuh


Tenyata hati, tak bisa berdusta
Meskiku coba, tetap tak bisa
Dulu cintaku, banyak padamu
Entah mengapa, kini berkurang

Maaf ku jenuh padamu
Lama sudah kupendam
Tertahan dibibirku
Mauku tak menyakiti
Meski begitu indah
Ku masih tetap saja…. jenuh ….

Taukah kini, kau kuhindari
Merasakan kau, ku lain padamu
Cnta bukan, hanya cinta saja
Sementara kau, merasa cukup

Maaf ku jenuh padamu
Lama sudah kupendam
Tertahan dibibirku
Mauku tak menyakiti
Meski begitu indah
Ku masih tetap saja…. jenuh ….

Jenuh, by: Rio Febrian

Hai my blog! long time no see..

Lha-lha.. sekali-kalinya muncul ko tiba2 dengan lagu ituu??

Iyooiii.. kira2 itulah yg melanda diriku selama hampir 2 bulan ini.

Sumpah jeeekk, jenuhhh..

JENUH sama FARMASI, jenuh sama KULIAH DI FARMASI, jenuh sama MATAKULIAH FARMASI (terutama kalo inget UJIANNYA), jenuh sama KEFARMASIAN.. AAAARRRRGGHHH.. dan semuanya bertolak belakang dengan yang harus diriku jalanin sekarang.. tampak ga sinkron tea.

Serius deh, rasanya aku tu pengen cepet2 keluar dari lingkaran maut ini, yg bikin hidupku ga tenang.

Lagi-lagi mau flashback.. ehh bener ya milih jalan di farmasi ini? *TELAAATTT MOOOONNN, TELAAAATT!* udah hampir 5 tahun ko baru nanyaaaa.

tapi sebenernya kejenuhan yang datang melanda ini, terasa saat aku kuliah apoteker ini. KULIAH PROFESI APOTEKER

Masa kuliah 4 tahun kurang dikit itu udah ditutup dengan indah pas Wisuda Juli 2010 kmrn, dan itu harusnya udah clear, stop,  lanjutkan ke tempat yang dituju, jangan menerjunkan diri lebih dalam ke kubangan itu. tapi yaa… gmn yaa.. berkat dorongan sana-sini, diri sendiri juga yang ga tegas sama apa kemauan dan cita-cita, dan merasa kalo ga ngambil apoteker itu adalah sesuatu yg salah.. toh kan 75% anak farmasi, meneruskan ke apoteker, dan  akhirnya ikut dengan aliran itu, monik pun kembali terjun ke farmasi ITB, uuuggghh.. sekarang kerasa..

Kadang bingung, darimana ya kita tau kalo jalan yang kita pilih tu salah, coba aja sebelum kita terjun ke langkah itu, ada alarm yang mengingatkan kalo ini tu salah.. yaa.. ada sih namanya feeling, naluri, perasaan, indra ke 6, haalaaah… tapi bener juga kata pepatah, kita ga akan tau pilihan kita itu benar dan salah sebelum mencoba menjalaninya.

Jadi pertanyaannya, monik masuk apoteker itu salah?

Sampai sekarang aku belum punya jawabannya, yg kerasa cuma jenuh.. apa jenuh itu salah?

Tapi kalo ga apoteker monik mau kemana?

Gataulah, sampe akhirnyaaku sampai pada titik puncak kejenuhan

Do I really want to be pharmacist?

Do I really love being apoteker?

Do I really fix in to this pharmacy’s world?

mau itu di industri farmasi (which is I really do not into it), di RS (hem.. takut kalo di RS),, ato di apoteker (maunya punya apotek sndiri), yaaa… itu yg masih aku pikirin.

well, pray for me guys,,, thanks,,

Advertisements

7 thoughts on “Jenuh

  1. tetap semangat!!
    karna tantangan setelah ujian apoteker akan lebih keras lagi..

    sedikit lagi selesai mon,, jd jgn putus asa..

    1. deuuuuss… hwaaaa T_T
      nanti pas KP kudu inget2in aku terus yaa
      thanks pren, need that spirit so much 😀

  2. jadi ibu rumah tangga juga profesi kok mon, hehe, enak udah punya suami mah.. jagain harta suami di rumah, sambil ngedidik anak, sambil jaga apotik.. naahh, buru dikelarin tu sekolah apotekernya, biar lengkap ‘jadi’ istrinya.. hihihi

    salam buat suaminya buu..

    1. heuumm.. itulah dia pai,. ya Alhamdulillah semuanya disyukuri, sudah jadi istri dan punya peranan di rmh tangga. cuma entah krn ego ato apa, rasanya ga ingin cukup di rumah, masih banyak cita2 yg ingin dijalanin (bukan berarti nikah mengubur cita2 lho ya, -esp buat cewe). ingin ini itu, tp bingung sama yg dikejer itu apa, ehuehu.. *maap aku curcol*
      insya Allah disalamin,, aku jg mau salam buat calon nyonya pai, hehe 😀

  3. Kalo kata Robin di HIMYM s6ep24:Challenge Accepted sih..

    “Yes, the future is scary (and the present is boring, if I may add ;), but you can’t just go back to the past because it’s familiar.”

    Pilihannya hanya dua mon: maju atau maju terus. Karena sekalinya berhenti, akan sangat susah untuk mulai lagi. *experience talk*

    Yak, mari sama-sama kita nyanyikan Bangun Pemudi Pemuda karya A. Simandjuntak dengan birama 4/4, mulai dari nada dasar Do!

    1. wahaha,, ketauan suka nntn HIMYM jg, eh joo ko udah pny smpe ep 24 yg season 6 sih? mauu dooong.. aku cm pny smpe ep16 apa 17 gt, mana ga ada subtitlenya lg.

      btw jo, makasih itu kalimat terakhir kmu yg paling membangunlah, hahahaa… *that’s tejo bgt, aku ktawa2 di pagi hari* (emang nada dasarnya Do? ngasal daa)

      1. hohoho, ada temen yang rajin ngapdet mon, jadi awak kecipratan untung. 😀

        Okeoke, ada komplit kok, mau dari sesen 1 juga ada. Kapan mau transaksi? SMS atau tweet aje.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s