2011’s blast


Kerasa ga kerasa 2011 berlalu juga. Alhamdulillah masih diberi umur sampai bisa merasakan 2012. Kadang merasa.. pheww.. What have I done  for a year? Doooh.. ngapain aja yaa eikee? Did I do something great, something useful, something waw? Did I learn much for this year? Did I being someone nice? Did I being great wife, great daughter, great sister, great fellow?

Well.. When I flashback, I see many things spinning around in my head. But always Alhamdulillah.. This year was great :). Bagaimanapun kita selalu merasa kurang bukan? Hanya kalau kita ga mensyukurinya, ada aja yang kurang. Padahal dengan syukur semuanya (harusnya) cukup. Inilah yang ga pernah bikin saya berhenti belajar sabar (bersyukur itu perlu kesabaran juga). Karena saya selalu merasa ini belum itu belum, pengen ini pengen itu, padahal di suatu sisi saya memiliki hal-hal yang luar biasa. Butuh sejenak berhenti dan mensyukuri apa yang kita miliki saat ini. (catet: kalo udah merasa pesimis lagi, selalu ingat pernah nulis ini)

Saya mau berhenti sejenak dan melihat jejak-jejak 2011 yang saya tinggalkan, Ternyata memang banyak hal-hal luar biasa yang terjadi. Ga ada hal yang so-so untuk Allah, dan kita juga harus menjalaninya tidak dengan so-so, dan mensyukurinya tidak dengan so-so.

Januari:

  • Saya bisa mencicipi kerja praktek di RS Advent Bandung, berada di bawah asuhan Bu Ester yang keras tapi lembut hati, yang disiplin tapi semangat memotivasi. (gambar –> partner in crime KP di Advent 😛 Deus, Sarah, Zulfan)
  • Suami sudah mulai kerja di PU, walaupun statusnya masih outsourcing, tapi Alhamdulillah. Jadi suami PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad).

Februari:

  • Saya bisa mengikuti acara Reumatologi Klinik Bandung yang diadakan oleh Komunitas Reumatologi Bandung, Dept. Ilmu Penyakit Dalam RSHS, di Hotel Aston Primeria Pasteur. Saat itu saya ikut lomba presentasi makalah bebas oral, Bu Ima mendorong saya dan Intan untuk ikut ini, dr.Rachmat pun memberikan tiket gratis untuk mengikuti lomba ini, jadi bener-bener ga ngeluarin apapun. Beruntung saya dididik oleh tangan dingin, wajah datar, dan lidah pedas bu ima. Beruntung saya pernah berkenalan dengan dokter terbaik yang pernah saya kenal, dr. Rachmat Gunadi Wachjudi. Saat itu saya diantar oleh suami ke Aston, saya izin dari KP di RS Advent untuk mengikuti lomba itu, Bu Ester menyemangati dan mengatakan: Apoteker harus percaya diri! Padahal memang saya ikut lomba ini setengah-setengah dan ga pede, huhu.. Gimana engga isi pesertanya dokter residen semua kok, minder, hiks.. Dengan dukungan semua, ga disangka saya dipanggil di podium untuk menerima gelar juara 1, hadiah uang tunai yang lumayan, sertifikat, dan lebih dari itu delighted feeling more than anything. I am Apoteker, I proud, and I beated you all doctors! Alhamdulillah. Akhirnya punya prestasi juga, heuheu.
  • Suami pindah kerja ke Wiratman associates, konsultan sipil, kerjaan yang lebih lumayan, bareng sama 2 temennya dari UGM juga, dan tetep jadi suami PJKA.
  • Di bulan yang sama, bertepatan dengan ulang tahun mas Fajar, saat itu saya juga ngasi surprise dengan tiba-tiba muncul di kosannya Jakarta. Bawa kue, bawa kado *makasih buat mas rudi dan mas topan yang udah jemput di dbrasco :). Eh habis hahahehe sama mas fajar dan teman-temannya, ada telepon dari HRD Schlumberger, katanya dia kirim email untuk ttd kontrak kerja, segera diisi dan kirim balik ya. Padahal waktu ikut tes di UGM, udah pesimis ga akan dipanggil balik, mungkin HRDnya agak ragu ini anak masih muda udah nikah aja, ntar jadi beban perusahaan lagi, haha.. tapi ternyata rezeki ga akan kemana. Alhamdulillah.

Maret

  • Maret mulai kuliah semester 2 apoteker ITB, phewphew.. another struggle. Tapi Alhamdulillah semester 2 ini saya sudah bisa bayar kuliah apoteker sendiri :). Setelah 4 taun sama ortu dibiayai, ga pernah apply-apply beasiswa di ITB juga, heu. Bertepatan ketika saya memang harus membuktikan bahwa setelah menikah saya bisa mandiri. Bukan dari biaya suami juga, it pure me. Ini juga rezeki yang ga disangka, dapet beasiswa TA Jawa Barat dari Diknas. Kuantitasnya cukup untuk beresin sampe apoteker lulus. Sebenernya beasiswa ini turunnya telat,  pas TA udah kelar, eike dah lulus S1 hehe.. Eike juga ngurus beasiswa ini telat, karena gatau jadi penerima beasiswa ini, tiba-tiba aja dikasih tau Sasky kalau saya salah 1 penerimanya (padahal  applynya dari April tahun 2010 gt kalo ga salah). Well, who knows about it.. Alhamdulillah
  • Maret, agak jenuh memulai lagi kuliah, Mas fajar belum mulai kerja di SLB, baru april programnya mulai, jadi dia masih di Wiratman dan berstatus suami PJKA. Beruntung juga saya memiliki sahabat-sahabat satu ikatan di FKK. Kita saat itu mengadakan baksos ke panti asuhan anak yatim korban kerusuhan Ambon. Ceritanya kita mau syukuran karena sudah lulus S1. Dengan Deus sebagai ketua, akhirnya kita berhasil menyelenggarakan acara itu. Judulnya Laskar Pemimpi. Kita ingin berbagi dan menyemangati mereka bahwa mereka akan punya masa depan cerah, jika berusaha, jika punya mimpi. Kita maen games, simulasi, motivasi dari mami Kamel, makan siang bareng, berdoa, dan sedikit sumbangan. Semoga bermanfaat. Pengen ngadain acara kaya gitu lagi 🙂

April

  • Masih bergelut dengan tugas-tugas dan kuliah apoteker. Jenuh iya, capek iya, (padahal kalo dirasa skrg enak kuliah ya, coba aja kuliah digaji, haha.. –> cari beasiswa dong). Walaupun datang perasaan jenuh dan malas, i have to survive. This is not about good or bad subject mark. but this is about how we can control our mind, stability, and survive till the end of APOTEKER WORLD. Beruntung, saya punya komunitas lain untuk mengalihkan saya dari rasa gerah ini. Yap, namanya apoteker bercerita. Kami memulai proyek ini sejak Maret 2011, dilaunching di blog calon apoteker bercerita (dulu karena kami belum lulus jadi nama blog kami pakai embel-embel ‘calon’). Foto ini diambil April 2011 untuk membuktikan keseriusan kami, haha (*bisa wae). Kami ber 11 orang calon apoteker: Saya,Wiput, Dewdew, Teh Mia, Arin, Marin, Citta, Vidy, Diha, Citra,  Rika. 1 orang sebagai ilustrator: Way dari SR. Sejak Oktober 2011 kami berubah nama menjadi Apoteker Bercerita, Alhamdulillah kami lulus semua.
  • April ini juga untuk pertama kalinya saya mengajak suami pulang ke kampung keluarga kami di Padang, Bukittinggi, Payakumbuh. Pulangnya bareng mama dan papa. Senengnya bisa ngajak suami jalan-jalan ke sana.. :). Mas Fajar baru mau mulai training pertamanya di SLB ke Abu Dhabi. Sebelum berangkat ke sana, kita sempet jalan-jalan dulu ke kampung halaman.

Mei

  • Di bulan Mei ini, ada event yang luar biasa, World Lupus Day (WLD) 2011 yang diadakan Syamsi Dhuha Foundation (SDF). Saya sudah jadi volunteer disana dari 2009, sejak TA. Bisa berkenalan dengan Bu Dian dan Pak Eko foundernya adalah sesuatu yang luar biasa. Saya dan beberapa teman berkecimpung di kegiatan-kegiatan SDF. Event paling besarnya adalah WLD ini yang diadakan tgl 7 Mei 2011 (WLD diperingati 10 Mei 2011). Di acara ini saya bekerja sama dengan banyak orang. Salah satunya yang berkesan adalah Kang Daan Aria, dedengkot P project. Waaa… saya seneng banget bisa kenalan, ngobrol, kerja sama sama Kang Daan. Beliau orangnya humble dan ramah 🙂

Juni

  • Juni Kerja Praktek Apoteker dimulai lagi, 1 bulan pertama, saya dapet KP di Binfar Alkes, Depkes, Jakarta. Bertempat di Kuningan. Saya seneng bisa dapet di Jakarta, kan bisa bareng mas fajar. Eh ternyata momennya ga pas, mas fajar lagi di field, huhu.. gatau daerah antar berantah mana di Riau, hutanlah pokonya. Ya udah gpp deh, di Jakarta saya ngekos di daerah Karbela bareng si unyil dewdew. Sebenernya di Binfar Alkes KP cuma 2 minggu, ga sampe sebulan, dan agak krik-krik. Yaa diambil aja manfaatnya, belajar ngekos dan belajar menjakarta. KP di sana, kami jadi punya temen-temen baru dari UI.
  • Akhirnya di akhir KP ini, mas Fajar pulang juga dari lapangan setelah sebulan. Kesempatan ini kita gunakan untuk main-main! (siga budak leutik wae). Dia dapet off dan saya masih punya waktu lowong sebelum mulai KP kedua di apotek. Akhirnya kami memutuskan untuk main ke Atlantis Ancol, haha. Kami berenang, maen air, maen seseordotan sepuasnya di sana. Pokonya sejenak ngelupain beban-beban dan tugas-tugas hidup (halah). Terakhir kami naik Gondola mengelilingi kawasan Ancol. What a life 😀

Juli

  • KP di apotek! Saya dapet di apotek Adika-Altros. Masih bersama genggong Binfar Alkes: Devi, Sarah, Deus, Goni. Kami bertugas di Apotek Adika-Altros dengan shift-shiftan, pagi-malem. Di bawah bimbingan Pak Leo, kami didoktrinasi untuk punya apotek sendiri. Katanya: Apoteker itu harus punya Apotek dong! I WILL, pak.  I WILL, SOMEDAY! I MEAN IT. Catett yaaa! Makasih untuk Pak Leo yang masih semangat menagani kami. Kami juga sempet diajak jalan-jalan ke Apotek barunya di Cigadung, Adora. Kami berkenalan dengan pegawai-pegawainya yang baik-baik. Ada Mbak Panca, Novi, Teh Ita, Kang Jajang, Teh Oce, dll.. Bahkan kami didoktrinasi juga sama mereka, untuk nonton drama Korea di Indosiar setiap jam 12.30 ada Sen dok, 14.00 ada O Hani di drama Naughty Kiss, bahkan lanjut jam 16.00 Se byuk di You Are My Destiny, ckckck.. Sayangnya saya ga punya foto bagus di sini. Cuma ada ini. Sama Mbak Panca kta suka beli es krim feast :). Oya waktu itu mas Fajar ke field lagi, di Duri, heuheu.

Agustus

  • Agustus adalah bulan galau-riweuh-gila sedunia. Ujian Apoteker!!!!!!! Hal yang paling paliiiiinggg…. Spektakuler dalam hidup saya dan kawan-kawan apoteker. Ga usah cerita lagi, udah pernah curcol banyak di blog ini: Curhatan Ujian Apoteker.
  • Mas Fajar masih di Duri, tapi Alhamdulilah kita masih sempet ngerasain puasa bareng, semingguan lebih lah. Nungguin rumah di Kopo berdua aja, kan semuanya pada pulang kampung, huhu.. Selama puasa ini daku berkesperimen masak-memasak doong 🙂 Alhamdulillah dia suka (atau kepaksa suka) haha..

September

  • 31 Agustus lebaran! Alhamdulillah Idul Fitri pertama bareng suami dan keluarga baru. Sedihnya ga ikut pulang ke kampung halaman di Payakumbuh bareng mama-papa-kakak-dio. Tapi Senengnya masih ada keluarga di Bandung. Mas Fajar udah mau berangkat school ke Abu Dhabi, huhu.. :(( Sedih banget ditinggal satu stgh bulan. Ujian apoteker masih nyisa 1 tahap lagi, mana pas ujian apoteker ini ga pernah ditemenin suami pula, haukss!
  • September ini saya juga dikasih kesempatan untuk ikut galla dinner World Batik Summit di JCC, smuanya karena kebetulan ajakan kakak saya, gratisan pula, hehe.. Saya bisa lihat pagelaran busana batik yang Subhanallah.. desainer-desainer terkenal dan model-model yang cantikkk gantengg, makanan yang enak, pokonya sekali ini ikut acara sosialita beginian.

Oktober

  • Oktober adalah titik balik yang besar dalam hidup saya, saya lulus, saya kerja, dan saya pindah ke Jakarta. BIG STEP.
  • Momen terindah di bulan Oktober adalah sumpah apoteker! Akhirnya… Alhamdulillah……. Syukur terbesar, tantangan tergila abad ini dilewati. Mas Fajar ga bisa dateng sumpah karena masih di Abu Dhabi. Tapi ada Mama dan Papa nemenin. Tgl 12 Oktober 2011, kami resmi jadi APOTEKER.
  • Oktober ini, saya juga mulai kerja di PT. Penerbit Erlangga, sebagai editor PERTI (Perguruan Tinggi) untuk buku-buku Kedokteran-Farmasi-Keperawatan. Masih bingung kenapa seorang Apoteker bisa menclok di dunia buku, editorial, dan penerbitan? Baca ini aja This is Me Now
  • Bulan Oktober ini adalah hari lahir saya, beruntung pas saya ultah, suami udah balik lagi. Jadi kami bisa merayakan ultah bareng, saya dikasih surprise dengan tiba-tiba dia muncul di kantor bawa kue dan kado, ihihi.. Oleh-oleh Abu Dhabi dan kado, dobel deh pokonya. Malemnya saya diajak candle light dinner di resto wah di Citos (sekali-sekali aja ini). Check this: kartu ucapan dan kue dari suami saat ultah

November

  • Udah sebulan kerja, ngerasa seneng, tapi ngerasa juga.. apa sih sebenernya capaian yang ingin saya lakukan dalam hidup. Mulai-mulai mikirin banyak rencana dengan suami, bzzzzz… pusing ya jadi orang dewasa, huhu.. Akhirnya dengan tindakan impulsif kami menyegarkan pikiran dengan nonton bola di GBK. Babak penyisihan Indonesia vs Malaysia. Sekali-kalinya ke GBK. Habis ini mas Fajar balik lagi ke lapangan, untung ga jauh-jauh, masih di Cikampek, Karawang, Cirebon, heuheu..
  • Alhamdulillah masih ada kesempatan Idul Adha sama keluarga di Kopo, walaupun ga sama mas fajar karena masih di field.. Bisa kurban sapi untuk pertama kali bareng keluarga, semoga bisa rutin tiap tahun.. amiin

Desember

  • Desember bahkan ga kerasa, udah mulai terbiasa dengan rutinitas dan sumpeknya Jakarta. Obatnya adalah pulang ke Bandung, hehe.. Desember ini juga suami udah balik dari field, dan cukup lama ada di Jakarta bareng-bareng, haha.. hampir 3 mingguan deh. Bener-bener menikmati moment berdua. Saat ulang tahun pernikahan kami 19 Des 2011, pas kita lagi bareng.. That was big grace ever.. Edisi anniversary kami. Inget setahunan yang lalu, riweuh-riweuh lagi kuliah apoteker, habis UAS semester 1, dan suami baru pulang dari Belanda masih persiapan kerja ini itu. Setahun ini kami udah bareng melewatinya, Alhamdulilah…..

Well I think that’s all folks.. Sebenernya 2011 ini juga banyak masa-masa galau dan setresnya. But I dont wanna remember bad things. I just wanna remind myself that.. So many beautiful moments, great things, rezeki, anugerah, dari Allah yang harus disyukuri. Sebagai pengingat bahwa Allah sudah sangat baik pada MONIK. Bersyukur selalu. Mangkanya Mooon.. jangan banyak ngeluh, protes, sedih. Semangat! Semoga 2012 ini saya bisa jadi lebih dewasa yaa… Amiin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s