Pindah


Dalam 4 bulan ini saya mengalami kedinamisan pergerakan hidup. Pindah ke Jakarta, ngekos di depan RS Fatmawati, sebulan kemudian pindah ke Anara House Cilandak-Fatmawati, 2 bulan kemudian pindah ke apartemen Center point, Bekasi Barat. Kadang juga nginep di staf house SLB, Dahlia Town House Lebak Bulus. Ya, mana-mana deh, yang penting bareng suami, hehe..

Yang paling males dari pindahan adalah ribet packingnya, masukin sagala rupa barang ke koper, gembolan, tas jinjing, dll. Pindah itu membutuhkan effort kan? Ya, sama aja kaya yang Raditya Dika bilang di bukunya Manusia Setengah Salmon. Bahkan dia mengibaratkan pindah rumah sama seperti pindah hati.

Anyhow, biasanya daku tu paling males pindahan. Udah nyaman sama rumah suka susah nyesuaiin sama yang baru. But for now, gatau ya, mungkin saya udah beranjak dewasa dan harus bisa bersikap dewasa *sok iyeh, padahal kalo pms masih suka marah-marah, haha* walaupun ribet, males, susah, toh akhirnya saya jalani juga semuanya.

Yah, apapun deh..

a home is, whatever it be, whenever it be, is a place when I am with you.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s