19


Curi-curi waktu nulis blog dan ME TIME di antara sambil ngurus si Kecil jadi agak susye. Waktu tidurnya ga bisa diprediksi. Waktu itu malem rewel terus, dan begadang dari jam 11 malem sampe jam 4 pagi. Hakhekhok terus, paling bobo cuma setengah jam, itupun banyakan dinina-bobo digendong. Baru bisa bobo nyenyak pas subuh sampai pagi, siang ada bobo juga. Sekarang ini pagi sampai sore malah ga bobo, matanya buleeed terus, malah kalo di-mimik-in ga langsung bobo kaya biasa, eh malemnya bobonya nyenyak. Haduuh.. it’s very exhausted. But, everytime I see her face, I can’t resist her innocent face,then the tired go away..

Oke, Singkat aja hari ini. Hari ini tanggal 19 Februari. Runa ulang bulan! hehehe.. Udah sebulan ga kerasa ya..

Tentang angka 19, saya punya ikatan menarik dengan angka ini. Bukan karena saya percaya sama angka keberuntungan apalagi nomor buntut lho ya. Tapi entah kenapa, I like that number. Mulai dari angka 9. Dulu saya suka angka 9, pertamanya karena ini angka adalah angka paling besar (bukan 10 kan angka paling besar?). Lalu juga (dulu) saya punya pemaen bola favorit bernomor punggung 9 di klubnya maupun di timnasnya. Bisa dibilang saya dulu cukup fanatik sama dia, hahaha.. Sampe punya se-binder-eun potongan berita atau gambar dari koran maupun tabloid tentang dia, punya banyak posternya, sampai bikin email pertama dengan namanya. It was silly, but I loved the ababil moments of me. Itu lho, si kerempeng ganteng Filippo ‘Pippo’ Inzaghi dari Itali. *Dulu email saya itu monix_inzaghi@yahoo.com, wkwkwk.. bahkan email saya setelah saya beranjak dewasa yang masih dipakai sampai sekarang masih ada embel-embel namanya: pippogirl_moniq@yahoo.co.id.*

Back to the number, 19. That number is like a landmark to start something in my life.

19: (1-9) Kelas pertama di SMA 3, tempat saya dipertemukan (lagi) sama my soulmate. Walaupun saat awal masuk SMA itu termasuk saat-saat yang sulit dan butuh penyesuaian, tapi akhirnya sayasangat  bersyukur ada di sana. The class 1-9 had so many sweet memories.. with my sahabat-sahabat tercinta saya, dan tentunya sahabat paling (ter)cinta si Ayah. Bisa dibilang di sana persahabatan kita dimulai.

19: 19 Desember 2010. Our Wedding day! Itu tanggal nikah ditentukan sesuai dengan tanggal kosongnya gedung lho, bukan karena emang pengen tanggal segitu. Bisa dibilang saat itu kehidupan baru saya dan dia dimulai.

19: 19 Januari 2013. Our baby was born! Ga pake pesen tanggal buat lahiran lho, terus sengaja disesar, emang kebetulan aja tanggal segitu si baby mau keluar melihat dunia. Bisa dibilang saat itu kehidupan baru saya dan suami dimulai lagi, dengan kehadiran si Kecil.

19: hem.. apalagi ya.. kita liat lagi masih ada ga ntar sembilanbelas-sembilanbelas lainnya.

Bilanglah saya mengada-ada atau terlalu gooey melancholy ga jelas. Biariiin, emang lagi begitu ko, namanya juga bawaan emak-emak baru, mo protes?

Okelah.. enough for today. See u tomorrow 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s