Seminggu Sekali


Huwaaahh..

Gapapa sih cuma pengen huwah aja, hehehe.

Baru baca ‘Madre’nya Dee. Ceritanya unik, hebat Dee yaa.. bisaan bikin cerita dengan tema yang biasa menjadi luar biasa. Dari cerita tentang roti aja bisa dibikin semenarik itu, bahkan dijadiin film. Pengen nonton filmnya (ada Vino Bastian gituhh :-*), apa daya buntutnya belom bisa diajak ke bioskop, hehe.. Jadi untuk sementara cukup terhibur dengan adanya tv kabel sama buku-buku aja.

Di dalam cerita Madre itu, tokoh utamanya bernama Tansen punya kehidupan yang bebas, tidak terikat, suka-suka, ga berutinitas. Dipikir enak bener yah hidupnya, santeeey gitu, tanpa pressure. Yang saya suka dari kebiasaan Tansen ini, walaupun dia ini hidupnya serabutan dan ga punya jadwal rutin tapi dia punya satu-satunya kebiasaan yang dia pelihara dengan baik, nulis blog!

Yep si Tansen ini setia mengupdate blognya walaupun hanya seminggu sekali. Katanya itulah rutinitas satu-satunya yang dia pelihara. Kalau serabutan adalah penyakit, maka blog ini adalah obatnya -begitu dia bilang.

Dari kalimat tersebut saya jadi tergelitik. Dan kebiasaan Tansen itu bikin saya jadi termotivasi. Bener sih. Selama ini saya nulis buat apa? buat terapi.. Terapi dari penyakit kejiawaan akut saya. Tapi terapinya ga saya jalankan dengan baik, pantes saya ga sembuh-sembuh, hahaha.. Selayaknya minum obat yang harusnya diminum teratur, pas ga dikonsumsi teratur malah makin sakit.

Oke, saya sih yang selalu banyak beralasan pada diri sendiri dengan berkata dalam hati. Ah capek hari ini seharian sama Runa ga bisa buka lepi, ah pegel cucian lagi banyak, ah hari ini udah masak ga sempet nulis, ah koneksi internet odong-odong jadi susah buka wp.

Sebaiknya saya sudahi saja beralasan ini dan mulai menjalankan terapi terbengkalai ini. Dan memulai proyek penataan diri yang dimulai dengan seminggu sekali. Toh waktu itu saya menetapkan target untuk menulis straight 12 hari bisa terlaksana juga.

Mungkin memang ga banyak yang bisa saya sharing. Mungkin cerita saya juga ga menarik dan menantang, seperti berlayar ke Raja Ampat pake rakit, memanjat menara eiffel, atau berski di pegunungan alpen dengan baju renang. Cuma kehidupan ibu rumah tangga yang baru resign dan merasakan seharian di rumah ngurus bayi, masak, beberes, sambil ngejalanin bisnis online yang lagi bertumbuh. You bet my life is so boring, right? But whatsoever.. I kinda enjoy it. And it’s time for me to have a simple and healing routinity once a week. Blogging!

Just wish me luck!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s