Baking Carrot Cake (ala Mama Fatih & Bunda Kinan)

Ibu-ibuu.. ini ada resep anti gagal untuk cake. Yang lebih amazing lagi, cake-nya ada komponen sayurnya, yaitu wortel! Pas kuenya jadi ga kerasa sebenernya kalo ada wortel di dalamnya, tapi tetep enak dong.

Jadi Mama Fatih yang nyobain resep ini duluan. Hasilnya dia bawa pas silaturami deGromies (Keluarga Muslim di Groningen). Saya malah ga sempet nyicipin, keburu abis kayaknya. Bunda Kinan nih yang nyicipin, katanya enaaak. Jadilah dia nanya resepnya sama Mama Fatih. Terus akhirnya resep ini dieksekusi untuk dihidangkan pas silaturahmi Kajuit, hehe.. Jadi acara silaturahmi jadi ajang uji coba resep. Kami nyobain kaan.. eh enaaak. Runa juga suka, ayahnya Runa juga suka. Continue reading

Tips Travelling Membawa Balita

Jalan-jalan sambil bawa balita pasti yang kepikirannnya rempong, ribet, anak bisa cape, rewel lagi. Apalagi kalau travelling dengan durasi waktu yang panjang dan naik transportasi umum, pasti bikin kita sebagai ortu merasa harus punya persiapan yang extra lengkap demi menempuh perjalanan tersebut.

Bener sih. Saya termasuk emak yang banyak pikiran kalau jalan-jalan bawa anak. Kepikiran nanti Runa (almost 3 years old) cape terus nangis-nangis selama perjalanan, sakit, kelaperan, bosen, dan sebagainya (plus saya juga tipe yang lebih seneng ngendon di rumah daripada jalan-jalan, hoho –> pemalas detected). Padahal banyak temen saya yang punya anak lebih kecil daripada Runa kayaknya lebih santai dengan perjalanan yang jauh dan muter-muter ke beberapa kota.

Tapiii.. seiring dengan bertambahnya pengalaman sebagai ibu (tsaaahh), saya juga makin belajar kalau mau travelling sama Runa, makin persiapan, makin santai, dan makin kebiasa. Selama ini travelling terjauh Runa adalah dari Bandung-Jakarta-Amsterdam-Groningen dan sebaliknya. Itu di usia 18m dan di usia 34m. Selebihnya travelling dengan pesawat hanya 2 jam, naik mobil paling lama 4 jam, naik kereta paling lama 6 jam, dan naik bus paling lama 2 jam. Belum banyak sih jam terbangnya Runa. Tapi itu udah ditambah sambung-menyambung antar transportasi, seperti pindah kereta, dari turun pesawat harus naik kereta dan bus, plus bermalam di tempat sama sekali baru buat Runa. Alhamdulillah selama ini Runa termasuk yang kooperatif dan enjoy di jalan. Continue reading

Mengurus Visa UK dari Belanda

Halooowww.. Ini dia postingan yang sejak dulu mau dibikin tapi ga sempat-sempat aja. Visanya udah beres, jalan-jalannya udah berlalu, baru deh sempet nulis ini, hehe.. Maklumlah masih belum bisa move on dari tugas kuliah leha-leha. Karena ada beberapa rekan yang rekues tentang pembuatan visa UK dari Belanda, maka saya pun menuangkan informasinya di sini, semoga rada jelas penjelasannya.

Sebagai pemegang paspor Indonesia dan bervisa Schengen tentunya kita memiliki keuntungan untuk bisa jalan-jalan ke negara-negara Eropa yang kebanyakan bervisa Schengen.. Nah, cuma si UK ini aja yang rada belagu beda sendiri. Tapi setidaknya para pemegang visa Schengen masih lebih beruntung daripada teman-teman kita yang bervisa UK (saja). Mau jalan-jalan ke negara Eropa yang laen, mesti bikin Schengen dong.. hihi… Continue reading

Tentang Seleksi Beasiswa LPDP

Setelah mengulas mengenai lanjut kuliah S2 di Belanda dan jurusan Medical Pharmaceutical Sciences yg saya ambil, tidak lengkap rasanya tanpa mengulas beasiswa yang saya dapat, tidak lain dan tidak bukan adalah LPDP. Mungkin sudah banyak yg mengulas tentang ndaftar LPDP, mangkanya saya juga asalnya gamau nulis, krn referensi dari blog lain sudah cukup banyak dan lengkaaap.

Tapi beberapa temen yang mulai mencoba apply LPDP akhirnya ngontak dan nanya-nanya saya gimana prosesnya, terutama untuk interview/wawancara, yang katanya menentukan banget untuk kelulusan. Saya LPDP PK12, yang seleksinya itu awal tahun 2014. Dan sekarang angkatan PK LPDP sudah mencapai 32, (apa 34 ya?), dan pastinya banyak yang berkembang sampai sekarang, LPDP pun makin ketat seleksinya, makin kreatif program PKnya, dan makin terorganisir untuk administrasinya. Jadi saya hanya menceritakan sejauh yang saya alami saja, sambil berbagi pengalaman. Continue reading

About MSc. Medical Pharmaceutical Sciences

Beberapa teman dan kenalan yang mengetahui kalau saya lanjut kuliah S2 Farmasi di University of Groningen mengontak saya dan bertanya: Monik kuliah farmasi apa di sana? Cakupannya apa saja? Mata kuliahnya apa saja? Researchnya seperti apa? Nyambung tidak dengan pekerjaan atau latar belakang saya sebelumnya?

Saya senang bisa bantu menjawab rasa penasaran teman-teman sekalian. Oleh karena itu saya juga akan rangkumkan garis besar si jurusan S2 yang saya tempuh sekarang ini. Walaupun memang di website RuG sudah cukup lengkap, mungkin penjelasan saya akan membantu.

1. Jurusan apa aja sih yang bisa apply untuk MSc Medical Pharmaceutical Sciences (MPS) ?

In sya Allah background bachelor yang berlatar belakang farmasi sangat terbuka chance-nya untuk apply MPS. Tapi ternyata ga cuma farmasi, related research fields yang berhubungan dengan molecular and cellular biology, kimia organik, biokmia, juga bisa kok.

2. Intinya si MPS ini mengarah ke mana sih?

MPS ini fokus pada studi patofisiologi dan intervensi obat. Cakupan programnya cukup luas, jadi mulai dari mempelajari penyakit, sampai drug development, dari mulai basic farmasetik, farmakologi molekular, analisis farmasi, toksikologi, farmasi klinik, farmakoterapi, sampai studi post marketing surveillance. Tapi kita ga akan mempelajari semuanya secara dalam. Kita cukup memilih akan berfokus pada bidang yang mana, terutama untuk research. Continue reading

Monik lagi S2 di Belanda? Boleh Nanya-nanya ga?

Boleh bangeeeet.

Ini bukannya saya sok-sokan eksis ada yang nanya-nanya segala. Tapi memang beberapa orang teman nanya ke saya, bagaimana saya akhirnya bisa S2? beasiswanya apa? persiapannya apa? dan lain-lain. Saya seneng kok kalau bisa ikut bantu jawab pertanyaan temen-temen yang penasaran gimana caranya S2 di luar negeri dengan beasiswa. Saya juga soalnya dulu suka nanya-nanya, dan saya bersyukur kalau tiap saya nanya, orang merespon dengan hangat dan sabar. Jadiiii.. yaa apa salahnya saya rangkum jawaban saya di sini. Nanti kalo ada yang nanya, saya bisa langsung share link, dan kalo ada yang bingung bisa nanya lagi.

Monik sekarang S2, kok bisa??

Hahaha.. heran gitu ya? Kayak kok aku ga meyakinkan buat bisa lanjut S2 *becandaaa*. Iya, Alhamdulillah, Monik S2, bisa.. dengan pertolongan Allah, hehe..

Monik S2 jurusan apa, di mana?

Monik ambil jurusan farmasi juga, tepatnya MSc. Medical Pharmaceutical Science, di University of Groningen (Rijkuniversitet Groningen/RuG), Belanda. Nih kalau mau tau apa aja fakultas dan jurusan yang tersedia di RuG http://www.rug.nl/masters/by-faculty

Gimana bisa nemu jurusan dan universitas yang cocok sama kita?

Kalau untuk master, mau ga mau kita emang harus banyak cari informasi sendiri, bisa lewat education fair, googling, dan liat web universitasnya. Emang butuh effort untuk memilah-milah mana universitas mana yang jurusannya ada dan sesuai dengan minat dan background kita. Lalu juga memilah-milah negara mana yang kira-kira cocok untuk kita. Filter sebanyak-banyaknya opsi yang diinginkan, jangan cuma mentok sama satu pilihan aja. Saya pilih Belanda dan RuG sebenarnya karena beberapa faktor: Continue reading

Mengajukan Visa Keluarga Belanda dari Indonesia

Salah satu nazar saya jika visa keluarga (suami dan anak) jadi tepat waktu sehinga saya jadi bisa berangkat ke Belanda bersamaan dengan suami dan anak adalah: MEMBUAT BLOG MENGENAI MENGURUS VISA KELUARGA BELANDA DARI INDONESIA

Kenapa? Karena ternyata belum banyak yang tahu bahwa:

1. Bisa lho mengurus visa keluarga dari Indonesia

2. Bisa lho kita berangkat bersamaan dengan student-nya (atau sponsor dari keluarga)

3. Informasi mengenai pengurusan visa keluarga ini sepertinya masih terbatas, baik di website IND maupun dari Kedutaan Belanda

Visa yang dipakai oleh student (saya) dan keluarga adalah visa tinggal sementara, atau disebut MVV (“Machtiging Voorlopig Verblijf”). MVV ini diperlukan bagi warganegara asing yang akan tinggal di Belanda lebih dari 90 hari dalam periode 6 bulan.

Continue reading