Just Learning, Tentang Menulis

KulWap #ODOP99days with Dee Lestari

Apaaah Dee Lestari mau kulwap di ODOP? Ah becandaaaa..

dee-books

Seriusann cuuy!

Thanks to Teh Shanty, yang lagi-lagi sukses menjembatani mastah-mastah ke grup kita. Horee.. Alhamdulillah.

Kalau tentang Dee, pastinya hampir semua orang sudah tahu ya. Penulis Supernova, vokalis RSD, penulis skenario film. Yang paling booming tentu novel Supernova-nya. Saya baca Supernova yang pertama waktu SMP. Rasanya magis aja gitu tulisannya. Meskipun saya ga ngikutin Supernova-nya sampai sekarang. Terhenti di Petir. Saya mulai agak lemot mencerna isinya, haha.. Tapi saya menikmati cerpen-cerpen Dee di Filosofi Kopi dan Rectoverso. Madre juga bagus, soalnya tokohnya unik (pas diperanin sama Vino Bastian, cocok yak). Perahu Kertas adalah karya Dee yang agak beda dibanding yang lainnya, lebih chic dan bernuansa segar, tapi tetap menarik.

So, this is the resume!

Kini mari kita masuk ke sesi tanya-jawab: Continue reading “KulWap #ODOP99days with Dee Lestari”

Advertisements
Journey, Just Learning

Irilah pada yang memang patut kita Iri-i

Ini postingan kayaknya bakal panjang karena bakal penuh baperan (bawa perasaan), tapi karena sering banget ada yang bahas, dengan sudut pandang dan bahasannya yang berbeda, saya jadi ingin juga menuangkan isi hati dan kepala saya tentang ini.

Sudah agak lama sih sebenarnya, teman saya posting mengenai “cemburu” di akun facebooknya. Isinya mengenai iri yang bisa terjadi setelah melihat timeline facebook, mengintip aktivitas teman-temannya di dunia maya, dari foto, check-in tempat, maupun status. Ada yang jalan-jalan ke luar negeri, ada yang lagi bulan madu, ada yang anaknya sudah pintar segala macem, ada yang baru diwisuda, macem-macem deh. Lucunya dia jadi merasa bersalah ketika ada temannya yang berkomentar di salah satu postingannya: “Enak ya kamu bisa kuliah di luar negeri lalu jalan-jalan.”. Beberapa lama setelah membaca postingan itu, eh teh Muthi posting di blognya mengenai iri yang positif. Seperti menjawab status si teman saya sebelumnya. Continue reading “Irilah pada yang memang patut kita Iri-i”

Just Learning, Motherhood

Menjaga Anak Perempuan

Ada satu berita perkosaan lagi yang muncul ke permukaan. Baca sekilas beritanya saja bikin saya gak tahan untuk menyelesaikan bacanya. Saya yakin kasus semacam ini tidak hanya terjadi pada korban ini saja, banyak kasus-kasus lainnya yang tidak terkuak ke masyarakat. Banyak hal, banyak sebab, tak usah dibahas.

Betapa tidak punya otak, hati, pikiran para pelaku. Bejatnya Naudzubillah. Untuk korban dan mungkin korban-korban lainnya, saya kirimkan doa banyak-banyak, semoga tenang di sisiNya, aamiin.

Berita ini menyisakan banyak hal buat saya. Saya merenung agak lama. Saya bertanya-tanya:

  1. Kenapa siihhhh orang bisa jahat seperti itu?
  2. Bagaimana saya bisa membesarkan anak perempuan di dunia yang gila seperti ini?
  3. Bagaimana saya bisa melindungi anak-anak saya dari orang-orang jahat itu?

Tapi kemudian saya paham juga banyak hal

  1. Bagaimana perasaan orang tua saya saat membesarkan dua anak perempuan
  2. Bagaimana mereka dulu sangat protektif pada saya dan kakak. Yang mana kadang saya dan kakak saya anggap adalah hal berlebihan. Pas jaman saya aja mungkin ortu saya udah parno, lha gimana jaman Runa nanti?

Continue reading “Menjaga Anak Perempuan”

Just Learning, Tentang Menulis

Resume Kulwap – Mindfulnes ala Adjie Silarus

Mindfulnes apaan tuh ya? baru denger.. Yang kepikiran pertama kali setelah denger kata itu adalah itu tentang “penuh kesadaran”. Tapi memang mindfulnes ini bikin lebih tenang dan fokus ternyata. Penasaran? Yuk simak resume Kulwap Adjie Silarus.

leef-in-het-moment-is-belangrijk-in-mindfulness

Adjie Silarus adalah seorang lulusan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada yang merupakan praktisi mindfulnes. Penulis dari buku Sejenak hening dan Sadar Penuh Hadir Utuh. Ia juga founder dan CEO dari SukhaCitta. Perusahaan yang membuat perencanaan, mengelola sesi pelatihan, seminar, dan konsultasi yang berkaitan dengan hidup bahagia dan juga bahagia berkarya melalui pendekatan “mindfulness”.

Berikut adalah resume Kulwapnya

Mindfulness for Writer
#‎ODOPfor99days‬
Selasa, 19 April 2016
Pk 9.00 – 10.30 WIB Continue reading “Resume Kulwap – Mindfulnes ala Adjie Silarus”

Just Learning

Tahfizh Al-Qur’an

For the last few months, me and my husband and couple of Indonesian students here gathered to learn Al-Qur’an in tahfiz and tafsir. The initiators for this activity are Mas Zaky and Mas Hegar (thanked for them). So, they opened registration for whoever want to learn Qur’an together. The teacher himself is Mas Zaky. He is a hafiz, understand Arabic verrry well, and he spent years of his education in pesantren. He has noble aim to distribute his knowlede to us, to motivate us learn Al-Qur’an. May his deed become jariyah, Aamiin.

So, we started to study from the beginning of Qur’an, Al Fatihah and the Al-Baqarah. Why should start from the first Qur’an, why Al-Baqarah? not from the juz 30, it’s seems easier right? He said:

  • When you start with Al Baqarah, it will be easier to you to continue to another surah, because you can learn many vocabularies from Al-Baqarah, You will get use to remember all those arabic words
  • After you finish  Al-Baqarah, it can give you more confident to memorize other surah. Al Baqarah is the longest surah in Al-Qur’an. You can say to yourself: I can finish Al-Baqarah which has 286 ayat, of course you can do it for other surah.
  • Memorizing Juz 30 is good (the short surah you may already know by heart, right?), but for the longer surah in juz 30? Yes, it difficult. Those words are poetic, incredible, it may harder to memorize those words/ayat.

Continue reading “Tahfizh Al-Qur’an”

Info for Motion, Just Learning

Kuliah Hesham Al-Awadi

Minggu lalu suami saya dikirimi link suatu site dari sahabatnya. Kemudian suami men-share-lah si link tersebut ke group whatsapp keluarga. Awalnya saya gak ngeh amat (gak ngecek juga sih) apaan sih itu. Katanya sih isinya bagus, tentang kuliah Islam, mengupas isi Al-Qur’an, sirah Rasul, hadits, berkaitan dengan history-nya juga. Saya cuma nengok sebentar si webnya. Ooh ternyata di situ ada rekaman ceramah/kuliah dari Hesham al-Awadi (gak kenal pun saya, maen ‘ooh’ aja kayak yg tau). Ya udah ga sempet denger isinya lebih lanjut. Tapi ternyata kakak ipar menanggapi dengan antusias isi kuliah tersebut. Continue reading “Kuliah Hesham Al-Awadi”

Just Learning

Tulisan yang Bermanfaat

Saya dapet nasihat dari seorang alim, katanya kalau kita mengajak pada kebaikan nanti pahalanya akan mengalir terus ke kita. Namanya amal jariyah (jariyah berasal dari bahasa arab artinya mengalir). Misalkan kita ilmu yang kita ajarkan pada orang lain dan kemudian orang tersebut mengamalkannya, kita akan kecipratan juga pahala orang tersebut. Atau kita bersedekah untuk pembangunan mesjid atau untuk beli karpet mesjid, nanti tiap karpet tersebut dipakai solat, kita kena juga pahalanya. Atau kita bikin kelompok pengajian dan ternyata kelompok pengajiannya berkembang terus dan banyak orang yang ikut ngaji.. Nah kita juga jadi punya andil pahala dalam hal tersebut. Banyaak lagi contohnya. Enak ya?

Tapi.. ada juga maksiat jariyah, nah lho apa tuh? Yaa.. sebaliknya-lah. Kalau kita ngajarin hal yang salah dan kemudian diikuti oleh orang tersebut, kita juga akan terseret-seret dosa orang tersebut. Hii.. ngeri yaa.. Mangkanya hati-hati dalam bertindak.

Nah, merujuk dari si maksiat dan amal jariyah tersebut, ternyata mungkin kita juga bisa jadi bagian dari hal tersebut tanpa kita sadari. Contoh kecilnya adalah dalam penggunaan sosial media. Misalnya kita curhat di sosmed, mengeluh dan menjelek-jelekkan sesuatu. Kemudian ada orang yang baca status/tulisan kita tersebut. Dia kemudian jadi ikutan galau atau sedih, atau terpengaruh akibat tulisan kita tersebut. Jadi deh kita udah menanggung dosa jariyah, hikshiks.. Aduh saya jadi mikir, selama ini saya nulis yang baik-baik gak ya?

Tapi lebih baik sadar sekarang daripada enggak sama sekali. Saya akan lebih hati-hati deh dalam menuangkan tulisan saya, semoga bisa mendatangkan banyak manfaat untuk orang dan bisa jadi amal jariyah, aamiin..

Wallahu a’lam