Life is Beautiful, Pharmacisthings, School stuff

Farmasiku Dulu dan Kini

Rasanya saya dulu pernah bikin tulisan ini. Tapi saya cari-cari di ‘perpus’ blog saya kok gak ada ya. Yowes, karena foto-fotonya masih ada ya saya bikin lagi aja deh tulisannya. Itung-itung sambil mengobati rasa kangen saya pada kampus dan fakultas/prodi saya, hehe..

2006-2016 Udah hampir 10 tahun berarti saya punya keluarga di Sekolah Farmasi ITB 2006 dan 9 tahun kebersamaan saya dengan FKK (Farmasi Klinik dan Komunitas), si prodi muda farmasi. Penjurusan di FKK memang dimulai di tahun kedua kuliah. Tahun di mana saya menemukan keluarga kedua saya dan akhirnya saya bisa menemukan kenyamanan belajar farmasi.

Saya kangen 33 saudara saya di FKK. Kami si anak sulung yang banyak melewati trial dan error. Kenapa anak sulung? Iyah FKK itu baru ada pas angkatan saya dan baru diakreditasi setelah kami lulus. Mangkanya itu kami merasa lebih deket karena kami melewatinya bareng-bareng. Saya salut pada dosen-dosen farmasi ITB yang percaya bahwa prodi FKK itu penting dan perlu, bahwa farmasi ga melulu soal formulasi dan industri. Saya salut pada semua saudara sesulung saya yang berani mengambil pilihan menjadi si anak pertama. Tahu sendiri jadi anak pertama ga gampang toh? Jadi ortu aja ngedidik anak pertama banyak trial error-nya, gimana ngedidik prodi yang baru didirikan? Saya salut pada kepercayaan Bapak Sigit (alm.) dan dosen-dosen yang memperjuangkan FKK, karena merekalah kami ada dan bisa berkarya sampai sekarang. Ah, pak Sigit, andai Bapak ngeliat anak-anak sulung Bapak sekarang.. Continue reading “Farmasiku Dulu dan Kini”

Advertisements
Informatie, tips & trucs, Pharmacisthings, School stuff

About MSc. Medical Pharmaceutical Sciences

Beberapa teman dan kenalan yang mengetahui kalau saya lanjut kuliah S2 Farmasi di University of Groningen mengontak saya dan bertanya: Monik kuliah farmasi apa di sana? Cakupannya apa saja? Mata kuliahnya apa saja? Researchnya seperti apa? Nyambung tidak dengan pekerjaan atau latar belakang saya sebelumnya?

Saya senang bisa bantu menjawab rasa penasaran teman-teman sekalian. Oleh karena itu saya juga akan rangkumkan garis besar si jurusan S2 yang saya tempuh sekarang ini. Walaupun memang di website RuG sudah cukup lengkap, mungkin penjelasan saya akan membantu.

1. Jurusan apa aja sih yang bisa apply untuk MSc Medical Pharmaceutical Sciences (MPS) ?

In sya Allah background bachelor yang berlatar belakang farmasi sangat terbuka chance-nya untuk apply MPS. Tapi ternyata ga cuma farmasi, related research fields yang berhubungan dengan molecular and cellular biology, kimia organik, biokmia, juga bisa kok.

2. Intinya si MPS ini mengarah ke mana sih?

MPS ini fokus pada studi patofisiologi dan intervensi obat. Cakupan programnya cukup luas, jadi mulai dari mempelajari penyakit, sampai drug development, dari mulai basic farmasetik, farmakologi molekular, analisis farmasi, toksikologi, farmasi klinik, farmakoterapi, sampai studi post marketing surveillance. Tapi kita ga akan mempelajari semuanya secara dalam. Kita cukup memilih akan berfokus pada bidang yang mana, terutama untuk research. Continue reading “About MSc. Medical Pharmaceutical Sciences”

Journey, Pharmacisthings

Goodbye Dear Sir..

Ironis. Baru kemaren ngepost tentang kematian saat tidur yang dialami mahasiswa ITB, Minggu 29 Des 2013 ini dapet kabar duka dari Farmasi ITB. Dosen tercinta kami, Bapak Joseph I. Sigit dipanggil menghadapNya, saat tidur. Berita yang saya dapat, Minggu pagi beliau sudah gak ada, pas dibangunkan sudah gak bisa, katanya serangan jantung.

Berita duka ini bener-bener bikin shock, tiba-tiba banget, gak ada yang menyangka karena Alm. sebelum2nya masih sehat dan gak ada tanda-tanda sakit. Beliau memang berperawakan gemuk dan beliau sendiri yang sering bilang (sambil nada bercanda) pas lagi kuliah: “Orang kayak saya ini yang kadar trigliserida-nya tinggi”. Yap, beliau mengajar Farmakologi, khususnya tentang jantung, dengan patologi utama yang berkaitan itu hiperkolesterol dan hipertensi. Berulang-ulang beliau selalu menekankan tentang kolesterol tinggi yang bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, dan kalau terjadi di pembuluh darah jantung… , begitulah.

Hmmmph.. masih belum pengen rasanya beliau pergi. It’s too sooner.. Tapi Allah pasti punya rencana lain, dan manusia hanya punya sedikit pengetahuan tentang itu.

Continue reading “Goodbye Dear Sir..”

Just Learning, Pharmacisthings

Kematian saat Tidur

“Hidup sehat itu sbnrnya mudah, tp menjalaninya dgn disiplin yg susah.”

Baru2 ini ada 2 mahasiswa ITB yg dinyatakan meninggal dunia, ditemukan di kosannya, dlm kondisi terakhirnya sedang tidur. Sebelumnya malah keduanya tidak terlihat sakit, apalagi sakit berat, dan tidak punya juga riwayat sakit jantung. Hal ini menjadi tanda tanya.. Sebenarnya kenapa bisa kejadian seperti itu? Terlepas dari jawaban: hal itu sudah jadi takdir dan sudah waktunya Allah memanggilnya, sehingga kematian tidak dapat dihindari, tentunya ada alasan medis dari penyebab meninggalnya mahasiswa tsb.

Saya jadi ingat cerita suami saya waktu dia masih kuliah di Yogya, hampir2 mirip dengan kasus mahasiswa Biologi kmrn yg katanya saat tidur sudah cukup lama, teman kosnya mencoba membangunkannya, tapi ia tidak bereaksi, nadinya masih terasa, namun lemah. Jadi di kosan suami dulu itu teman kosannya pernah mengalami seperti itu. Waktu itu hari libur, sudah zuhur, biasanya mereka suka bareng2 ke mesjid. Si Fulan blm nongol, diketok2 pintu kamarnya ga ada jawaban, ah kayanya tidur. Saat ashar pun demikian. Sampai saat magrib, cowo2 ini ngerasa ada yg ga beres. Si jendela kamar Fulan disingkap, terlihat kalau dia sedang tidur terlentang, dadanya masih naik turun layaknya org tidur masih napas. Pintu kamar dikunci, jadi mereka ga bs masuk. Segala macam cara dicoba untuk ngebangunin Fulan, dari mulai diteriakin, sampai disodok2 pake batang kayu (dari jendela),.tapi Fulan tidak bergeming. Mendobrak pintu sulit juga, akhirnya kaca kaso jendela kamarnya dicopot, salah satu dari mereka masuk lewat jendela dan ngebuka pintu dr dalem. Bapak kos sambil segera nyiapin mobil utk bawa Fulan ke RS. Di kamar Si Fulan digoncang2, ditabok2, berusaha dibangunin, tapi tetep ga ada reaksi, padahal denyut ada napas pun masih ada, terlihat mukanya pucat. Akhirnya Fulan digotong ke mobil dan segera dibawa ke RS. Dokter yang menerima mereka tampak tenang. Tau gak apa yg dokter itu lakuin untuk ngebangunin si Fulan?

Continue reading “Kematian saat Tidur”

Journey, Only a Story, Pharmacisthings

PCE 2013

Sabtu kmrn sy habiskan di bandung, di itb tepatnya, spesifiknya di farmasi. HMF (Himpunan Mahasiswa Farmasi) lg ngadain acara yg rutin tiap taun digelar, PCE namanya.. Patient Counseling Event. Seminar ttg dunia kefarmasian terkini dan ada kompetisi konseling pasien utk mahasiswa&(calon)apoteker.

Danternyata, ga kerasa saya udah melalui 6x PCE selama ini..
1. Wkt tingkat 2, th 2008, pas masih cupu ga ngerti konseling apa.. Cuma ikutan seminarnya doang, dan yg parahnya yg paling remarkable dr PCE th 2008 itu adlh kejadian keracunan makanan dr nasi kotak konsumsinya >_<  sy dan bbrp temen (bahkan peserta dari univ lain) ikut jd korban keracunan. Malu oge sih sbnrnya sbg tuan rumah ada skandal jepit ky gt.

2. Wkt tingkat 3, th 2009, pengen sih ikutan lomba konselingnya. Tp ga punya nyalii. Akhirnya ada 2 org tmn dr FKK ikut utk level beginner. Ga disangka langsung juaraa donngg.. *prok2 Kamel, proud to be ur friend*. Ini bkin kita jd makin terpacu balajar farkot-farmol dan tentunya teknik konselingnya.

Continue reading “PCE 2013”

Pharmacisthings

Dokter yang Cocok

Dokter. Profesi yang dianggap dewa. Yang katanya paling tahu semuanya dan bisa menjadi perantara Tuhan dalam menyembuhkan penyakit. Well, maybe that’s right.

Dan mungkin karena dianggap sebagai “goddes” ini jadi terbentuk juga pemikiran kalau dokter ga boleh melakukan kesalahan. Hey, my life is on your hands, can you please do it right? Tapi ya, dokter pun manusia, ga akan lepas dari melakukan kesalahan. Kalau itu terjadi.. booooom.. media massa langsung menyorot sebagai ‘tindakan malpraktik’. Dokter salah memberi resep, salah melakukan tindakan, terlambat melakukan tindakan, dll. Kadang emang gerah sama pemberitaan media yang berlebihan tentang profesi tersayang kita ini. Mungkin ga selebay itu juga yang terjadi. But bad news is a good news, jadi pemberitaannya bagus buat ditampilkan. Yang bagus-bagus malah ga diberitain, heu..

Oke, bukan itu sih yang mau dibahas sebenernya.

Continue reading “Dokter yang Cocok”

Mumbling, Pharmacisthings, Trash = Relieved

Siang!

Siang. Saya suka waktu siang, dengan siang yang cerah dan kadang-kadang teduh karena matahari tertutup awan. Saya suka siang hari karena pada siang hari sepertinya banyak hal yang bisa dikerjakan, dan rasanya ceria gitu, karena sebagian besar orang juga beraktivitas di saat itu.

Sekarang ini aktivitas saya di siang hari bersama Runa adalah bobo siang (haha.. kan banyak orang bilang kalau bayinya lagi tidur, ibunya ikut tidur juga, biar istirahat — good advice btw). Saat saya sedang bergolek-golek cantik di kasur, saya ngeliat ke luar jendela, hmm.. lagi cerah dan suasananya enak gitu. PIkiran saya jadi melayang ke siang hari-siang hari sebelumnya.

Sewaktu kuliah saya suka waktu siang hari seperti ini, karena biasanya saya dan genggong FKK*) sedang nyangsang di basecamp kita di selasar farmasi, baru selesai kuliah. Kita ngampar di sana sambil membahas materi kuliah sebelumnya *bo’ong* sambil diselingi sedikit gosipan, garingan, dan bumbu kelebayan. (yang bener ngegosip sambil diselingi bahasan kuliah). Habis itu kita mo agak tobat, jadi kita jalan ke salman, solat zuhur, terus makan di nyawang atau bahkan ngampar lagi di selasar/koridor timur salman. Kalau ada kuliah jam berikutnya baru deh buru-buru balik ngampus lagi.

Haaah.. entah kenapa kangen banget kaya gitu lagi. Padahal dulu pas siang-siang jaman kuliah rasanya pengen deh nyari tempat yang enak buat tidur siang, saya bahkan bisa tidur di selasar farmasi, kortim salman, perpus, bahkan kelas. I do anything dah biar mata bisa mejem barang 10 menit aja (emang dasar tuti). Nah, sekarang I have my 10 minutes (or more) time for sleeping with my cute baby, but my mind sail away to that moment.

Kapan yaa bisa kaya gitu lagi.. heuhue.. kalo dipikir-pikir, dulu itu momen kaya gitu biasa aja, ga ada yang spesial. Baru kerasa ternyata that moment was precious. Hmm.. okelah brarti saat bobo siang saya saat ini juga bisa jadi precious moment in the future.

Baiklah kalau beg-beg-beg-begitu, mending sekarang saya bobo siang sambil mimpi lagi ada di saat-saat siang bersama FKK.

Have a nice day!

*)Farmasi Klinik dan Komunitas