Tentang Menulis

Kenapa Cerpen Anak ?

Akhir-akhir ini proyek menulis saya lebih banyak saya fokuskan pada menulis cerpen anak. Semangat menulis cerpen anak ini kayaknya muncul setelah saya membaca bukunya Mbak Dian Kristiani, Momwriter’s Diary. Seneng banget ada ibu-ibu yang hobi menulisnya itu dari cerita anak. Saya kira awalnya cerita anak itu ya gak menantang, boring, dan jarang yang terkenal bukunya (mungkin saya yang gak gaul). Di sela-sela mengerjakan thesis kemarin, saya malah banyak dihinggapi ide-ide mengenai cerpen anak yang dari dulu pengen saya tulis, tapi gak pernah jadi. Pas saya bosen sama thesis saya selesaikan satu cerpen, lalu satu cerpen lagi, dan beberapa ide-ide cerita untuk ditulis.

Ternyata saya suka mengkhayalkan dunia anak, mwahaha..  Continue reading “Kenapa Cerpen Anak ?”

Tentang Menulis

Momwriter’s Diary: Memulai Perjalanan Saya

Mom Writer's Diary - Karya Mbak Dian Kristiani
Mom Writer’s Diary – Karya Mbak Dian Kristiani. Saya baca sepulang dari kampus, terputus karena mengerjakan urusan domestik rumah. Besoknya saya tamatkan di perjalanan kereta dari Groningen ke Utrecht. Untungnya suami mau disibukkan main sama Runa sementara saya asyik baca.

Sebentar saja waktu yang dibutuhkan untuk bisa menamatkan buku menarik ini, gak bisa berhenti soalnya dari halaman pertama sampai terakhir. Buku ini menyemangati saya untuk benar-benar mengejar cita-cita sebagai penulis. Yang saya pikir sebelumnya: Menulis itu yaa profesi, tapi tidak bisa dijalankan sebagai profesi utama. Menulis itu bukan untuk mencari penghasilan. Kesibukan yang ada sekarang bisa menghambat perjalanan menjadi penulis. Semuanya itu pandangan yang keliru!

Mbak Dian Kristiani sudah membuktikan bahwa beliau adalah seorang ibu rumah tangga dengan dua anak, yang setiap hari disibukkan dengan urusan rumah tangga yang gak habis-habis (been there and always be there), tetapi bisa menjadi seorang penulis profesional! Profesional menghasilkan buku-buku berkualitas secara konsisten. Wow banget gak siih? Tapi tentu perjalanannya sampai ke tahap tersebut ga ujug-ujug jadi, banyak usaha yang dilakukannya diselingin dengan rintangan juga.

Di buku ini, Mbak Dian Kristiani menjabarkan pengalamannya di dunia tulis menulis dengan gaya bahasa yang ringan dan santai. Tidak terasa menggurui tapi sarat dengan saran dan tips. Cerita Mbak Dian sangat gamblang dan menohok, haha.. Jadi penulis tu gak boleh manja dan menye, kena deh nanti sama paparan Mbak Dian di sini.  Continue reading “Momwriter’s Diary: Memulai Perjalanan Saya”

Project, Tentang Menulis

Cerpen Anak

Saya dulu suka membaca cerpen-cerpen anak di Bobo, PerCil, atau majalah anak lainnya. Selain itu saya juga suka membaca cerita anak dari Enid Blyton. Beberapa kali saya pernah membuat cerpen anak. Beberapa di antaranya pernah dimuat di PerCil, itu waktu saya masih SMP dan SMA *masih dihitung anak gak ya*, haha.. udah lama banget yak.

Saya sebenarnya gak tahu kalau saya nulis cocoknya untuk cerita apa. Apakah cerita remaja, chiclit, cerita anak, cerita dewasa, cerita serius, esai, artikel ilmiah, eumm kalo thesis mah wajib lain cocok atau gak cocok. Saya sih nyoba aja semuanya. Iya mungkin ga berpendirian, namanya juga amatir, semua dijajaki dulu. Tapi kalau bikin cerpen anak itu buat saya gampang-gampang susah.

Beberapa hari yang lalu, tiba-tiba rekan saya di FLP Bandung menginvite ke HujanKarya. Syaratnya cuma sertakan cerpen anak aja. Saya masih belum ngeh sebenarnya apa sih Hujan Karya. Ya udah cobain dulu.. Continue reading “Cerpen Anak”