Travelling time!

Trip to Italy? Choose the cities first

Sudah lama gak nulis tentang trip atau jalan-jalan ala Monik and Family. Masih ngutang Trip to Spain (Malaga and Granada), Trip to Bremen (yang udah ketiga kalinya saya ke sana), dan tentunya spiritual trip to Mekah dan Madinah. Deuh utangnya banyak cuy, kenapa saya anggap hutang? Karena menurut saya pengalaman tersebut harus dituliskan, supaya saya pribadi punya kenangan yang bisa dibaca dan dibuka kapan saja, ganjel aja gitu kalau ga dituliskan. Selain itu juga untuk sharing ke orang lain yang mungkin punya rencana trip yang sama dengan saya, jadi memudahkan juga toh.

Okeh, mumpung yang ini masih agak fresh, saya cicil cerita trip saya.

Jadi Trip to Italy ini adalah the first buat saya dan Runa jalan-jalan tanpa Si Ayah. Saya dan Runa “bertugas” menemani Mama dan Papa jalan-jalan ke tanah kelahiran Leonardo da Vinci tersebut, Negara di bagian Eropa Selatan. Suami memang lagi gak bisa nemenin karena cutinya udah tipis, dipakai untuk haji kemarin. Alasan lain saya mau aja berangkat gak sama suami yaa karena saya sendiri belum pernah menjejakkan kaki ke negara pizza tersebut. Yang kedua, kapan lagi ini anaknya bisa ngajak orang tua pelesir ke negara orang (yang juga belum pernah ke sana), yang katanya penuh dengan karya budaya dan berseni tinggi? Continue reading “Trip to Italy? Choose the cities first”

Advertisements
Travelling time!

Trip to Hallstatt: Si Desa Tambang Garam Tertua

Hallstatt, the fairytale village
Hallstatt, the fairytale village

Hallstatt. Awalnya, saya juga gak terlalu ngeh Hallstatt itu semacam apa, kota-kah, site wisata-kah, atau apa..? Cuma waktu saya lagi nyusun rencana travelling ke Austria, saya nanya ke sahabat saya, Laras (dia sudah ke Salzburg dan Innsbruck sebelumnya), kalau di Austria yang layak untuk dikunjungi itu apa? Dia bilang Hallstatt.. Kemarin dia belum mampir ke sana. Eh Hallstatt apaan? Kata saya. Itu lho yang desa di kelilingi pegunnungan, tempatnya kaya di dongeng-dongeng. Jawab Laras.

Lah.. makin ga kebayang deh. Sudah saya googling juga, tapi belum dapat gambaran yang pas tentang Hallstatt. Begitu saya bilang ke suami tentang Hallstatt, dia langsung oke. Katanya terkenal sih itu. Ternyata Pidi, si sahabat saya yang tinggal di Austria juga sudah pernah ke sana. Bahkan dia cuma sehari pulang pergi, katanya cukup. Continue reading “Trip to Hallstatt: Si Desa Tambang Garam Tertua”

Travelling time!

Trip to Munich: The Bavarian State

Trip dalam rangkaian Austria Trip, cerita sebelumnya: Trip to Salzburg, Trip to Hallstatt, dan Trip to Innsbruck

Last stop: Munich! atau München dalam Bahasa Jerman-nya. Kami sengaja memilih Munich sebagai kota terakhir dari Trip Austria kami karena 1. Tidak ada pesawat langsung dari Innsbruck ke Belanda, 2. Kalau balik lagi ke Salzburg untuk pulang sayang, ya jauh lagi (sama sih jauhnya dengan ke Munich sebenernya, 3. Biar bisa sekalian jalan-jalan dan melihat Munich, walaupun cuma setengah hari. Saya juga ingin mengunjungi teman saya yang menetap di Munich, Uni Novie, sahabat waktu kuliah apoteker dulu. Ia dan keluarganya sudah menetap di Munich sejak 3 tahun yang lalu.

Innsbruck Hbf
Goodbye Innsbruck @Innsbruck Hbf

Dari Innsbruck ke Munich kami kembali memakai jasa OBB (Austria’s largest mobility service provider), seperti dari Salzburg ke Hallstatt, dan dari Hallstatt ke Innsbruck. Kami memesan perjalanan dari Innsbruck ke Hallstat yang cukup pagi dan cukup murah, hehe.. Jadi jam 9 kami kereta OBB dulu lalu sampai Kufstein Bahnhof baru ganti dengan kereta menuju Munich. Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, train Austria ini cukup nyaman, di kereta ini malah ada spot khusus anak-anak untuk nonton biar tidak bosan, Runa anteng deh di pojokan. Space untuk menyimpan koper juga tersedia cukup luas. Di Kufstein Bahnhof kami pindah kereta, sebelum naik kereta menuju Munich diperiksa passport dan resident permit dulu ternyata. Cukup ramai orang yang naik kereta ini, untung kami masih dapat tempat duduk. Continue reading “Trip to Munich: The Bavarian State”

Travelling time!

Trip to Salzburg: Menelusuri Jejak ‘Sound of Music’

Apa yang terbayang begitu mendengar kata Salzburg? Pemandangan gunung Alpen? Scene film Sound of Music? Mozart? Atau semuanya?

Kalau saya sih paling ngeh sama Sound of Music-nya. Memang sebagian besar dari setting Film Sound of Music dilakukan di Salzburg, Austria. Bahkan sampai sekarang spot tersebut menjadi bagian dari tur wisata yang wajib dikunjungi oleh turis. Itulah salah satu yang kami cari dari trip Salzburg ini.

Kami menghabiskan waktu sekitar 1.5 hari untuk mengitari Salzburg. Cukuplah.. karena Salzburg sendiri bukan kota besar. Luasnya saja ga sampai setengahnya kota Bandung, hehe.. So, kalau mau mengunjungi Salzburg persiapkan waktu sekitar sampai 2 hari pun sudah dapat semua di sana. Tapi kemarin kami terbantu daylight saving time, jadi waktu malam jadi agak mundur sehingga jalan-jalan sampai pukul 8 malam pun masih terasa jalan sore (langit masih terang), efeknya badan jadi gak kerasa capek, mikirnya ‘ah belum malam ini’.

Oke, jadi ini spot yang kami kunjungi di Salzburg: Continue reading “Trip to Salzburg: Menelusuri Jejak ‘Sound of Music’”

Travelling time!

Trip to Austria: Background Trip and Itinerary!

Libur paskah kali ini kami sekeluarga memutuskan mengambil libur seminggu sekalian. Liburnya sih cuma jumat dan senin, tapi lumayan kan sekalian dibablasin sampai jumat minggu depannya lagi. Dari dua bulan sebelumnya kami udah kasak kusuk merencanakan mau ke mana nih memanfaatkan momen liburan di tengah kegiatan yang padat.

Kebetulan Runa lagi suka nonton ‘Sound of Music’. Saya tidak sengaja menemukan DVD-nya di kringloop winkel (toko barang bekas), harganya cuma 1 euro pula. Ternyata begitu diputar Runa suka, terutama dengan adegan-adegan yang ada anak-anak Von Trapp yang sedang bernyanyi. Saya juga suka dong filmnya, saya nonton film itu udah lamaaa sekali, mungkin waktu SD atau SMP, yang paling diingat dari filmnya tentu lagu-lagunya yang easy listening dan long lasting, seperti ‘Do Re Mi’, ’16 Going on 17′, ‘My Favorite Things’, ‘Edelweiss’ dan banyak lagi. Film yang diluncurkan pada tahun 1965 ini populer sekali bahkan sampai menang lima Oscar di zamannya. Sampai sekarang pun orang pasti masih akan familiar dengan Jullie Andrews yang memerankan Maria dan kisah keluarga Von Trapp. Oiya katanya ini dikisahkan dari pengalaman nyata Maria dan George Von Trapp. Continue reading “Trip to Austria: Background Trip and Itinerary!”