Journey, Just Learning

Irilah pada yang memang patut kita Iri-i

Ini postingan kayaknya bakal panjang karena bakal penuh baperan (bawa perasaan), tapi karena sering banget ada yang bahas, dengan sudut pandang dan bahasannya yang berbeda, saya jadi ingin juga menuangkan isi hati dan kepala saya tentang ini.

Sudah agak lama sih sebenarnya, teman saya posting mengenai “cemburu” di akun facebooknya. Isinya mengenai iri yang bisa terjadi setelah melihat timeline facebook, mengintip aktivitas teman-temannya di dunia maya, dari foto, check-in tempat, maupun status. Ada yang jalan-jalan ke luar negeri, ada yang lagi bulan madu, ada yang anaknya sudah pintar segala macem, ada yang baru diwisuda, macem-macem deh. Lucunya dia jadi merasa bersalah ketika ada temannya yang berkomentar di salah satu postingannya: “Enak ya kamu bisa kuliah di luar negeri lalu jalan-jalan.”. Beberapa lama setelah membaca postingan itu, eh┬áteh Muthi posting di blognya mengenai iri yang positif. Seperti menjawab status si teman saya sebelumnya. Continue reading “Irilah pada yang memang patut kita Iri-i”