Europe, etc, Travelling time!

Trip to UK: Good People Make a Good Friend

Postingan ini khusus dibuat sebagai rasa terima kasih kami pada sahabat-sahabat kami yang sudah bersedia direpotin selama UK trip kami. Beberapa teman bahkan baru saya kenal dan mereka tanpa canggung menerima kami sekeluarga di rumahnya *atau mungkin kami yang gak tahu malu ya, haha.* Kami bukan traveller yang mesti cozy di hotel dengan fasilitas oke, kami emang tipe traveller yang irit (karena UK juga mahal sih), jadi sebisa mungkin kita mencari tempat berteduh selama di UK *judulna mah teu modal*. Di London kami nginep di rumah kawan saya sesama awardee LPDP, di Edinburgh tadinya mau nebeng juga tapi ga memungkinkan akhirnya kami sewa airbnb, di Aberdeen aja kami yang di hotel Holiday Inn, itupun karena dibayarin kantor suami.

This trip will not be soooo much fun and smooth if it wasn’t because of you! We’re so thankful to all these great fellows who really welcome us during our time in UK.

Dewi Nur Aisyah dan keluargaThanks to: Dewi Nur Aisyah, Uda Rhevy, Najwa, Fairly, Abi Naufal, dan Naufal. Continue reading “Trip to UK: Good People Make a Good Friend”

Being Indonesian in the Netherlands

Al-Biatu Sholihah

Menyambung dari postingan saya sebelumnya di sini. Saya jadi ingin ngeshare sedikit materi yang saya dapat. Menurut Ibnu Abbas, seorang sahabat yang selalu menyertai Rasulullah, terdapat 7 indikator kebahagiaan di dunia. Menurut Beliau ada 7 indikator kebahagiaan tersebut,  Qalbun syakirun atau hati yang selalu bersyukur; Al azwaju shalihah, yaitu pasangan hidup yang sholeh;  Auladun abrar, yaitu anak yang soleh; Albiatu sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita; Al malul halal, atau harta yang halal; Tafakuh fi dien, atau semangat untuk memahami agama; dan umur yang barokah.

Cuma satu yang mau saya bahas di sini, mengenai Al-Biatu Sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita.

Kenapa saya ingin mengulas ini? Salah satunya karena saat ini saya dan keluarga tinggal di negara yang mayoritas penduduknya bukan muslim, dan di mana fasilitas untuk peribadatan muslim (lebih) terbatas dibandingkan dengan Indonesia.

Rasulullah sendiri menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang saleh yang selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan bila kita salah. Diriwayatkan hadits: “Perumpamaan teman yang shalih dengan yang buruk itu seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Berteman dengan penjual minyak wangi akan membuatmu harum karena kamu bisa membeli minyak wangi darinya atau sekurang-kurangnya mencium bau wanginya. Sementara berteman dengan pandai besi akan membakar badan dan bajumu atau kamu hanya akan mendapatkan bau tidak sedap”. (HR. Bukhari Muslim).

Continue reading “Al-Biatu Sholihah”