Catatan Hati, Curcol Aja

It’s Time to be Awesome

Salah satu film favorit anak saya Runa adalah My Little Pony. Pasti yang punya anak cewe tahu tuh. Itu lho kuda-kuda  kecil warna-warni yang saling bersahabat dengan karakter yang unik berbeda-beda. Kalo suami saya komen, "Apa bagusnya lihat film tentang kuda-kuda?". Yang selanjutnya dicemberutin Runa, haha.. Karena saya sering nemenin Runa nonton, mau gak mau… Continue reading It’s Time to be Awesome

Catatan Hati, Hikmah

Fokus yang Berbeda

Pukul 22.00, suami saya tiba-tiba menerima telepon dari kawannya, Mas Abu, sebut saja. Memang sudah lama sebenarnya suami saja mau menelponnya, tetapi sayangnya beliau sibuk. Kalau dikirimi pesan whatsapp, biasanya di atas jam 22.00 baru beliau balas. Kadang pukul segitu kami sudah tidur, atau tidak melirik ponsel lagi. Jadi begitu tahu saat itu ada waktu… Continue reading Fokus yang Berbeda

Tentang Menulis

Yang Tak Ternilai, bagi Seorang Penulis

Di suatu hari yang mendung, hujan rintik-rintik, dingin menusuk, saya memulai kembali pagi saya. Masih hari yang sama dengan pekan-pekan lalu, di hari Senin. Selesai anak-anak sarapan, kami memulai aktivitas masing-masing. Rasanya berat sekali memulai hari. Saya mengumpulkan semangat dengan menarik nafas panjang. Oke, katanya kalau harimu terasa berat, mulailah dengan pekerjaan yang paling ringan,… Continue reading Yang Tak Ternilai, bagi Seorang Penulis

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Journal

Sekilas info: Orang Londo vs Orang Indo

Saya dan suami, lahir dan hidup di Indonesia sejak kecil, sekolah, sampai kerja. Lalu hijrah ke Groningen, Belanda setelah dikarunai satu anak. Kini kami sudah lebih dari tujuh tahun jadi imigran di Belanda. Tentu dalam rentang tujuh tahun banyak penyesuaian dari kultur, adat, sistem negara, kebiasaan, mentalitas, dan banyak hal. Adat ketimuran yang biasa kami… Continue reading Sekilas info: Orang Londo vs Orang Indo

Curhatan Bunda Sekolah, Sekolahnya Bunda

Drama bersama si Ibuk

Lockdown fase 2 masih diperpanjang di Belanda. Terhitung dari 18 Desember 2020 sampai 9 Februari. Tadinya saat peraturan pemerintah Belanda sudah mulai longgar (karena kasus covid mulai tertangani dengan baik), anak-anak sudah bisa kembali ke sekolah, full day, begitu juga dengan daycare. Yang masih harus stay di rumah, ya orang tuanya, terutama yang kerjanya bisa… Continue reading Drama bersama si Ibuk

Journey - Sebuah Fase, Random Things

Resolusi oh Resolusi

Apa kabar 2020? Yes, I know, banyak yang mengungkapkan bahwa 2020 adalah tahun penuh tantangan, penuh perjuangan. Banyak kehilangan, banyak kesulitan, banyak penyesuaian. Saya pun masih berjuang untuk itu. Namun, 2020 pun patut diingat sebagai tahun di mana kita menjadi manusia yang lebih kuat, lebih sabar, dan lebih toleran dari sebelumnya. Insya Allah. Tiap tahun… Continue reading Resolusi oh Resolusi

Literatur, Review dan Resensi Buku

Review buku Deep Work – Cal Newport

Buku pertama yang saya selesaikan di 2021. Saya sebenarnya gak banyak baca buku self-development, tapi di satu titik, saya rasa saya perlu ilmu untuk bisa bekerja lebih efektif. Terlebih lagi di dunia yang saat ini penuh distraksi: revolusi digital network, arus informasi yang deras (entah benar atau hoax), dan tentunya godaan sosial media. Buku ini… Continue reading Review buku Deep Work – Cal Newport

Journey - Sebuah Fase, Romantisme Suami-Istri

Quality Time bersama Suami – Nonton Drakor

Tadinya mau mengulas di feed IG atau di story IG. Tapi saya pikir tetap lebih enak curcol di blog, karena bisa panjaaang dan gak usah bolak-balik cek komen dari orang, mwahaha. Walaupun saya senang komen-komenan di IG story, tapi rasanya lebih bebas kalau mau curcol geje di blog, ya gak sih? Biar gak terlalu lama… Continue reading Quality Time bersama Suami – Nonton Drakor

Journey - Sebuah Fase

Berlari demi Diri Sendiri

Hari itu, pukul 7 malam, saya baru sampai rumah dari kampus. Rasanya saya langsung ingin menyentuh kasur. Habis mandi air anget, makan, nelen parasetamol, salat Isya, trus langsung blas tidur. Pala pusing, badan remuk. Bukan, saya bukan habis pulang ospek kok, atau bukan habis lembur ngelab, bukan juga habis kerja rodi membangun jalan Anyer-Panarukan. Tapi… Continue reading Berlari demi Diri Sendiri

Literatur, Review dan Resensi Buku

Review buku Freelance 101

Review buku Freelance 101, by Ikhwan Alim @zakki.wakif Freelance. Dulu, waktu saya baru punya anak, saya gak kepikiran untuk bekerja kantoran, apalagi di Jakarta. Pikiran saya saat itu, pokoknya ribet kerja fix time sambil ngurus anak. Pekerjaan paling ideal yang bisa saya pikirkan adalah menjadi pekerja freelance. Padahal saya gak tahu juga pekerjaan apa saja yang… Continue reading Review buku Freelance 101