Being Indonesian in the Netherlands, Catatan Hati, Groningen's Journal

Marhaban ya Ramadan 1446 H (2025)

Alhamdulillah kami masih disampaikan ke bulan penuh berkah, bulan Ramadan di tahun ini. Setelah melihat ke belakang, what a year, and we have survived, Subhanallah. Karena setelah Juli ke Desember itu waktu terasa terbang aja. Sampai saya lupa apa-apa aja yang terjadi di rentang enam bulan tersebut, hingga tahun berganti ke 2025. Lalu sekarang Ramadan.… Continue reading Marhaban ya Ramadan 1446 H (2025)

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Journal

Momen yang Paling Membuat Rindu Kampung Halaman

Untuk perantau, rindu kampung halaman itu selalu. Tapi perasaan bisa naik turun. Kadang kalau lagi semangat dan imannya tebal, perasaan rindu itu dijadikan kekuatan untuk mengisi hidup lebih bermanfaat dan produktif. Kadang kalau lagi mellow dan ada masalah, keinget kampung halaman, hati jadi terasa pedih. Pengen pulang kepikirannya, dan jadi gak semangat. Kadang saya suka… Continue reading Momen yang Paling Membuat Rindu Kampung Halaman

Being Indonesian in the Netherlands, Children in the Netherlands, I Am a Muslim

Pesantren Kilat Venuslaan

#Latepost ini tuh. Tapi sayang kalau gak dituliskan. Siapa tahu bisa jadi inspirasi para orang tua muslim yang tinggal di luar negeri. Berangkat dari kegelisahan saat Ramadan di rantau, saya menyusun agenda kegiatan khusus untuk anak-anak. Semacam pesantren klat (sanlat) lah. Inginnya ya menampung semua anak Pengajian Anak DeGromiest, dari yang usia 4 tahun ke… Continue reading Pesantren Kilat Venuslaan

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Corner, Groningen's Journal

Idul Fitri 1443 H di Groningen

Lebaran sudah berlalu hampir sebulan, Syawal sudah mau habis, tapi saya baru sempat bikin tulisan mengenai Idul Fitri tahun ini sekarang. Telat gak apa-apa ya. Sayang kalau juga gak ditulis, bisa jadi kenang-kenangan selama merantau di Belanda. Ramadan dan Idul Fitri akan selalu spesial di hati. Jadi apa saja yang disiapkan untuk menyambut Idul Fitri?… Continue reading Idul Fitri 1443 H di Groningen

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Corner, Groningen's Journal

Ramadan Bercerita bersama DeGromiest

Marhaban Yaa Ramadan.. Alhamdulillah bisa bertemu lagi dengan Ramadan tahun ini. Meski dalam suasana pandemi, tetapi Ramadan tidak berkurang kesyahduannya. Masih berasa sepi juga (tapi Belanda emang sepi sih mau bulan apa juga, haha.. kecuali pas summer kali orang-orang baru kelihatan banyak keluar). Well, semuanya harus tetap disyukuri. Walaupun kangen berat sama kampung halaman, suasana… Continue reading Ramadan Bercerita bersama DeGromiest

Being Indonesian in the Netherlands, Children in the Netherlands, Groningen's Journal, I Am a Muslim

Puasa Runa

Sepulang sekolah Runa cerita dengan antusias, “Runa denger tadi Sara dan Alma ngobrol sekilas, Sara bilang dia udah disuruh Mamanya untuk full puasa tahun ini.” Sara dan Alma adalah beberapa teman Runa yang beragama Islam, dari sekian banyak temannya dari berbagai latar belakang berbeda.Menjelang Ramadan memang kami sudah sounding ke Runa, untuk persiapan shaum, sahur,… Continue reading Puasa Runa

Being Indonesian in the Netherlands, Children in the Netherlands, Groningen's Corner, I Am a Muslim

“Ik vind jouw hoofdoek mooi!”

"Ik vind jouw hoefdoek mooi!"/Jilbabmu bagus! Di kelas Runa, setiap minggunya ada giliran menjadi 'kind van de week', atau kid of the week. Jadi si anak mendapatkan "perlakuan istimewa" dari guru dan teman-temannya. Apa saja itu? Misalnya si anak boleh duduk di sebelah sang guru saat sesi kringetje (duduk dalam lingkaran), bantu guru mencuci apel… Continue reading “Ik vind jouw hoofdoek mooi!”

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Corner, Groningen's Journal

Sadari, Hal Kecil yang Bisa Berarti Besar.

Ini adalah kisah mengenai seorang Oma di depan jendela (1) Sebelum pandemi, biasanya kami mengantar anak-anak ke sekolah naik sepeda. Ketika akhirnya sekolah kembali dibuka, Runa, anak pertema saya, gak lagi bersepeda ke sekolah. Sekolah memang menganjurkan untuk anak-anak yang rumahnya dekat di lingkungan sekolah untuk jalan kaki ke sekolah. Kendaraan hanya diutamakan untuk anak-anak… Continue reading Sadari, Hal Kecil yang Bisa Berarti Besar.

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Journal

Sekilas info: Orang Londo vs Orang Indo

Saya dan suami, lahir dan hidup di Indonesia sejak kecil, sekolah, sampai kerja. Lalu hijrah ke Groningen, Belanda setelah dikarunai satu anak. Kini kami sudah lebih dari tujuh tahun jadi imigran di Belanda. Tentu dalam rentang tujuh tahun banyak penyesuaian dari kultur, adat, sistem negara, kebiasaan, mentalitas, dan banyak hal. Adat ketimuran yang biasa kami… Continue reading Sekilas info: Orang Londo vs Orang Indo