Children in the Netherlands, Fase Corona, Groningen's Corner, Groningen's Journal, Journey - Sebuah Fase, Social Life

Oma dan Oma itu

“Doe je mee? We maken met zijn alleen tekeningen voor de ouderen uit onze wijk die het verzogings of verpleegtheuis iotten. Zij mogen nu geen bezoek meer ontvangen. Maak een tekening met mooie wens op te schrijven om ze op te vrolijken!" Begitu isi email singkat dari sekolahnya Runa. Intinya mereka bilang, yuk bikin gambar/kreasi… Continue reading Oma dan Oma itu

Catatan Hati, Hikmah

Hikmah di Balik Musibah

Kalau ditanya apa hikmah di balik musibah, ternyata hikmah yang dipetik ga cuma satu, dua, tapi mungkin puluh-puluhan, tak terhitung. Sama seperti nikmat yang Allah berikan pada manusia tidak bisa terukur. Alhamdulillah Forum Komunikasi Netherlands (ForKom NL), gabungan dari perkumpulan muslim Indonesia di Belanda, mengadakan kajian rutin online tiap minggunya. Dengan pengisinya ustadz-ustadz mumpuni, Masya… Continue reading Hikmah di Balik Musibah

Fase Corona, Journey - Sebuah Fase

Life in the Time of Corona

Assalamu'alaikum bloooggg.. OHHHH I MISS YOUU SOO MUCCHH!! Napa eike ga nulis-nulis lagi siih? Syebel eike juga sama diri sendiri, yang gak bisa menyediakan waktu untuk nulis. Betapa kangen jari-jari saya menuangkan apa yang ada di kepala dan hati. Apalagi saat ini dunia dalam kondisi krisis. Darurat. Pandemik. Udah kayak mau akhir zaman (ya memang… Continue reading Life in the Time of Corona

Literatur, Review dan Resensi Buku

Review Sang Pangeran dan Janissary Terakhir

Menamatkan buku setebal 631 halaman ini bukan sekadar menyelesaikan lembaran-lembarannya sampai halaman terakhir, tetapi juga membuat saya berpikir, menapaktilasi kembali sejarah bangsa Indonesia selama masa penjajahan Belanda, sampai menelusuri silsilah keraton Yogyakarta yang dipimpin oleh Sultan Hamengkubuwono. Ternyata pelajaran Sejarah yang dulu sangat saya sukai sejak SD, tidak membekas di ingatan saya ketika saya membaca… Continue reading Review Sang Pangeran dan Janissary Terakhir

Curhatan Bunda Sekolah, Sekolahnya Bunda

Kontras

"Friday drinks after work?" Ajakan rutin di grup whatsapp kantor mendekati jam 5 sore. Ya keles ikutan drinks, Jumat sebelom jam 5 aja eike dah di rumah. Mungkin di saat kolega-kolega saya melepaskan penat setelah bekerja dengan kongkow di bar, saya sedang melepaskan penat saya dengan nonton kartun Netflix bersama keluarga, atau bahkan sudah kruntelan… Continue reading Kontras

Children in the Netherlands, Social Life

Tough love. Zwaaien naar Mama

"Kom Senja, we gaan zwaaien naar Mama." (Yuk Senja, kita dadah-dadah ke Bunda). Zizi, staf pengasuh Senja di daycare menggendong Senja sambil mengantar saya sampai pintu kaca kelas Senja. Ia mengajak Senja mengucapkan perpisahan pada saya yang hendak berangkat ke kampus. Selalu seperti seperti itu. Wajah Senja terlihat happy, seraya melambaikan tangannya lalu kiss bye.… Continue reading Tough love. Zwaaien naar Mama

Indonesia, Travelling time!

Halo Bali!

Orang Londo (OL): "So, you're from Indonesia?" Saya: "Yes, have you ever visited Indonesia?" (OL): "Yes, we went to Bali for vacation. It was the best place we ever visited!" Percakapan di atas sudah beberapa kali terjadi pada saya ketika saya berbicara dengan beberapa orang Belanda, di antaranya kolega di kampus, huisart (dokter keluarga) yang… Continue reading Halo Bali!

Journey - Sebuah Fase, Pernah Muda (catatan mahasiswi farmasi), Random Things

Menertawakan Kebodohan di Masa Lalu

Beberapa waktu lalu saya melihat pengumuman calon rektor Institut Gadjah Duduk (IGD) tahun 2019. Eh ada wajah yang familiar. Bapak dengan ekspresi datar, namun terkesan ramah. Panggil saja Bapak D Pikiran saya melayang ke lebih dari satu dekade silam. Saya lupa saya saat itu saya sedang tingkat berapa dan semester berapa, yang pasti saya masih… Continue reading Menertawakan Kebodohan di Masa Lalu

Journey - Sebuah Fase, Random Things

Lebih Baik Hujan Batu di Negeri Sendiri…

#Latepost #MulaiRutinNulisLagi Alhamdulillah summer tahun ini bisa liburan ke Indonesia. Pertama kali untuk Senja pulang kampung nih, sejak lahir. Sebelum Senja bayar pesawat full pas usia 2 tahun, maka lebih baik disempatkan saja. Untuk Runa juga tidak kalah excitednya, sebab... kata Runa: "Horeee.. Runa bisa makan bubur!" Cita-citamu sungguh sederhana, Nak. Meski sering dibikinin bubur… Continue reading Lebih Baik Hujan Batu di Negeri Sendiri…

Being Indonesian in the Netherlands, Children in the Netherlands, I Am a Muslim

Runa 30 Days Ramadan’s project

#Latepost #MulaiRutinNulisLagi Assalamu'alaikum! Ramadan 2019 lalu, saya dan suami bikin program kecil-kecilan untuk Runa. Biar Runa semangat dan merasakan meriahnya Ramadan. Meski suasana Ramadan di Belanda terasa sepi-sepi aja, tapi kami berusaha menggaungkan bahwa Ramadan itu seru, merupakan bulan istimewa, dan bulan yang ditunggu-tunggu. Agak susah memang membiasakan Runa untuk mulai latihan puasa. Sebab durasi… Continue reading Runa 30 Days Ramadan’s project