Curhatan Bunda Sekolah, Sekolahnya Bunda

Inferior

Tiga tahun lalu, saya memulai perjalanan PhD ini dengan rasa inferior parah. Merasa salah tempat, gak bisa membawa diri dan membaur dalam kelompok, takut salah, takut dianggap gak kompeten. Bahasa Inggris belepotan, bahasa Belanda apa lagi. Kalau mau ngejawab pake bahasa Inggris, untuk percakapan sederhana sekalipun, saya suka takut salah. Apalagi untuk obrolan saintifik, untuk… Continue reading Inferior

Curhatan Bunda Sekolah, Sekolahnya Bunda

So Long, Bob …

Pria Belanda itu, seperti orang Belanda pada umumnya, tinggi menjulang. Hanya yang membuatnya lebih berkesan adalah, ia senang sekali tersenyum, dan ramah. Sedih sekali saya mendengar kabar kalau ia sudah pergi. Bob Wilffert namanya. Profesor di bidang pharmacogenetic dan clinical pharmacology, University of Groningen. Pernah jadi kepala Dept. Clinical Pharmacy and Pharmacology. Tapi lebih dari… Continue reading So Long, Bob …

Curhatan Bunda Sekolah, Sekolahnya Bunda

Saat Jatuh dari Sepeda

Dari sekian tahun pengalaman bersepeda di tanah Belanda, saya pernah beberapa kali terjatuh dan luka. Ada jatuh yang menyebabkan cedera cukup parah, sampai bagian engkel dan mata kaki saya bengkak dan membiru. Rasa nyerinya bertahan berminggu-minggu. Jalan saya jadi teklek-teklek. Untungnya bukan patah, sepertinya tendon engkelnya robek. Hari itu Sabtu di bulan Desember 2018, sudah… Continue reading Saat Jatuh dari Sepeda

Curhatan Bunda Sekolah, Sekolahnya Bunda

Drama bersama si Ibuk

Lockdown fase 2 masih diperpanjang di Belanda. Terhitung dari 18 Desember 2020 sampai 9 Februari. Tadinya saat peraturan pemerintah Belanda sudah mulai longgar (karena kasus covid mulai tertangani dengan baik), anak-anak sudah bisa kembali ke sekolah, full day, begitu juga dengan daycare. Yang masih harus stay di rumah, ya orang tuanya, terutama yang kerjanya bisa… Continue reading Drama bersama si Ibuk

PhD Journey, Sekolahnya Bunda

The Paranymph

Itu si Monik ngapain ngikut mejeng orang yang lagi defense? Oh itu daku lagi jadi paranim. Paranim apaan tu? Paranymph bisa dibilang sebagai bridesmaid-nya sang PhD Candidate (Promovendus). Sejak zaman dahulu, meraih gelar PhD dianggap sebagai marriage for university. Upacaranya sakral, sebab sang Promovendus diambil janjinya untuk mengemban gelar doktor sesuai dengan the Netherlands Code… Continue reading The Paranymph

PhD Journey, Sekolahnya Bunda

Deprescribing pada pasien diabetes tipe-2

Bismillah. Saya mencoba memaparkan sedikit pendahuluan dari riset kami mengenai deprescribing pada terapi diabetes tipe-2 secara sederhana, dalam bahasa Indonesia. Mudah-mudahan para pembaca bisa lebih mendapatkan informasi mengenai topik ini. Untuk paper lengkapnya bisa dibaca di tautan berikut: https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/dme.14408 (Published: 23 September 2020, open access). Deprescribing adalah sebuah proses terencana yang meliputi penurunan dosis, penghentian,… Continue reading Deprescribing pada pasien diabetes tipe-2

Curhatan Bunda Sekolah, Sekolahnya Bunda

Kapankah kita boleh bersantai?

Tulisan ini murni curhat aja Saat hari Senin sudah di depan mata, saya suka menghela napas panjang. Mulai lagi nih pekan ini. Ingin rasanya memperpanjang weekend, tapi tentu saja tidak mungkin. Senin adalah waktunya kembali memulai rutinitas, bakbukbakbuk untuk mengerjakan semua amanah, tugas, to-do-list di depan mata. Biasanya saya mulai bernapas sedikit di hari Rabu.… Continue reading Kapankah kita boleh bersantai?

Curhatan Bunda Sekolah, Sekolahnya Bunda

Yang Paling Dirindukan

Setelah berbulan-bulan ga ke kampus, akhirnya saya berkesempatan juga ngampus lagi. Sekalian ngambil barang yang diperlukan sih. Tapi kan udah di sana mah ya gawe lah sekalian. Kayaknya terakhir ke kampus itu habis lebaran, tapi lupa kapan juga. Sekarang udah boleh ke kampus sekali seminggu, dengan aturan dalam ruangan saya, max cuma boleh 3 orang… Continue reading Yang Paling Dirindukan

PhD Journey, Sekolahnya Bunda

“Dirijek, dirijek, dirijek aja”

Beberapa pekan lalu saya mengerjakan review manuskrip yang disupervisi oleh supevisor saya. Jadi dalam hal ini saya bertindak selaku reviewer yang diamanahi sebuah jurnal untuk mengecek "kepantasan" suatu manuskrip untuk layak terbit atau tidak. Jurnal tersebut lumayan ternama, masih Q1 di area medicine, edpidemiology, dan pharmacology. Merupakan pengalaman yang menarik, sebab saya harus mengkritisi isi… Continue reading “Dirijek, dirijek, dirijek aja”

Curhatan Bunda Sekolah, Sekolahnya Bunda

Kontras

"Friday drinks after work?" Ajakan rutin di grup whatsapp kantor mendekati jam 5 sore. Ya keles ikutan drinks, Jumat sebelom jam 5 aja eike dah di rumah. Mungkin di saat kolega-kolega saya melepaskan penat setelah bekerja dengan kongkow di bar, saya sedang melepaskan penat saya dengan nonton kartun Netflix bersama keluarga, atau bahkan sudah kruntelan… Continue reading Kontras