Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Journal

Call Your Parents

"You call your parents everyday?" "Yes, almost everyday, in irregular times. Sometimes in the morning, so in Indonesia it's already afternoon." "Really? And you talk about ...?" "Anything, well, we can talk about everything. Not in really serious way. Sometimes just what did you do today? What did you cook today? Just simply daily conversation.… Continue reading Call Your Parents

Journey - Sebuah Fase, Motherhood

Menjaga Anak Perempuan

Ada satu berita perkosaan lagi yang muncul ke permukaan. Baca sekilas beritanya saja bikin saya gak tahan untuk menyelesaikan bacanya. Saya yakin kasus semacam ini tidak hanya terjadi pada korban ini saja, banyak kasus-kasus lainnya yang tidak terkuak ke masyarakat. Banyak hal, banyak sebab, tak usah dibahas. Betapa tidak punya otak, hati, pikiran para pelaku. Bejatnya… Continue reading Menjaga Anak Perempuan

Journey - Sebuah Fase, Motherhood

Kakek-Nenek dan Cucu Kesayangan

Suatu kali temen saya pernah nanya gini: "Mon, kamu suka dikritik ga sama mertua tentang caramu ngurus anak?" Hmm.. mertua? kayaknya engga deh kalo sama Ibu atau Bapak. Bisa dibilang saya punya mertua paling baaaiiikk sedunia. They are parents-in-law that every daughter-in-law wants lah. Banyak sih kisah-kisah dari mulai kisah nyata, fiktif, sampe sinetron picisan… Continue reading Kakek-Nenek dan Cucu Kesayangan

Journey - Sebuah Fase, Motherhood

Repost – About IRT – dari Ust. Felix Siauw

1. saya masih ingat beberapa tahun lalu sebelum Muslim | papi sempat menasihati saya perihal "Ibu Rumah Tangga" 2. "lix, selama papimu masih bisa mencukupi keluarga, mamimu tugasnya di rumah" | tegas papi berpendapat soal IRT 3. padahal saat itu isu feminisme sedang santer | wacana wanita karir sedang panas-panasnya | arus genderisme mewabah 4.… Continue reading Repost – About IRT – dari Ust. Felix Siauw