Tidak bisa dipungkiri selama menetap di Belanda, ada satu kebiasaan kecil yang sudah menjadi ritual setiap harinya: ngopi. Konsumsi kopi saya cukup meningkat di sini. Saya aslinya bukan penggemar kopi banget sih, suka tapi ga addict. Lagian konsumsi kopi saya cuma kopi kapal api instan, kopi-susu ABC, kopi luwak, atau kokopian lainnya. Bukan pecinta kopi beraats… Continue reading Kopi: Sebuah Lifestyle di Belanda
Category: Being Indonesian in the Netherlands
Welcome Spring
Hello, I need you dear sunshine I really miss how the sun touches my skin with warm That I rarely feel in here Hello Spring, Although you seem very warm and bright You are still not comforting enough Maap ik ga biasa bikin pupuisian romantis. Itu cuma seliweran geje diriku. Sekarang lagi Spring Break (libur… Continue reading Welcome Spring
Toewijzing (1) – Assignment (1)
Taal Biografie Ik ben Monik. Mijn moedertaal is Indoenesisch. Indonesie heeft vele verschillende en specifieke taal, volgens de regio, zoals Javaans, Sundaanse, Padangnese, etc. Ik kan spreek Padangnese omdat ik in Padang geboren ben. Ik kan begrijpen Sundaanse want ik woon in Bandung. Ik spreek Engels ook. Ik heb om Engels geleerd sinds ik in… Continue reading Toewijzing (1) – Assignment (1)
Ramah itu Menyemangati
Saya paling seneng kalau ketemu orang ramah. Dampak yang dia bawa jadi positif banget. Bawaannya kita jadi ikut ramah, ikut seneng, dan ikut senyum. Berasa sehat deh badan dan berasa damai dunia Katanya sih orang Indonesia itu ramah-ramah. Katanya orang bule itu apatis. Hmm.. kalo kata saya mah itu mah tergantung orangnya sendiri. Di Indonesia banyak… Continue reading Ramah itu Menyemangati
Tentang Mandiri
Namanya manusia sebagai makhluk sosial artinya ia membutuhkan manusia lain untuk bersosialisasi, berhubungan, sampai saling tolong-menolong dan meminta bantuan. Nah, orang Indonesia itu orang yang sangaaat sosial sekalii.. kami senang sekali berkumpul, senang mengobrol, dan suka tolong-menolong, dan tidak keberatan dengan untuk direpotkan. Sampai di negara orang pun kami tetap seperti itu, dengan ngumpul itu kami merasa… Continue reading Tentang Mandiri
Kenapa Belajar Bahasa Belanda?
"Waarom wil je leren Nederlandse?" (Kenapa kamu mau belajar bahasa Belanda?) Itu adalah salah satu pertanyaan yang ditanyakan guru kursus bahasa Belanda saat pertama kali masuk kursus. Kenapa? Bahasa Inggris aja belom khatam kok ya mau pusing-pusing belajar bahasa lainnya. Sebenernya itu salah satu to do list saya dari dulu, bisa banyak bahasa, kayak Nirina Zubir,… Continue reading Kenapa Belajar Bahasa Belanda?
Salju – Yang Tak Seindah di Foto
Tanggal 4 Januari 2016. Hari pertama orang-orang di Groningen mulai masuk kerja lagi, masuk kuliah lagi, setelah liburan panjang selama 2 minggu. Libur natal dan tahun baru. Hari pertama masuk kampus lagi disambut oleh dinginnya salju yang turun. Di satu sisi saya seneng.. Horeee kebagian salju ey di winter ini, di satu sisi lagi.. Hii..… Continue reading Salju – Yang Tak Seindah di Foto
Right or Wrong is My Country
Hidup di sini (Belanda) memang enak, tapi fana (AS, 2015) Pulang 3 minggu ke Indonesia memang ga cukup untuk memenuhi segala macam keinginan libur dan berkangen-kangenan sama keluarga, sahabat, tempat, suasana, makanan, daaaan segala macem lainnya. Tapi apa mau di kata memang jatah liburan kali ini hanya segitu, itupun karena adik nikah, jadi kita pengen… Continue reading Right or Wrong is My Country
A year in Groningen
Time flies. Ga kerasa sudah pas setahun di kami sekeluarga tinggal di Groningen. 24 Agustus 2013 kami menjejakkan kaki di Schipol, masih berasa ngambang dan belum ngegrip banget rasanya pas pindah ke Groningen. Dengan persiapan yang kilat dan masih belum tau gimana nasib kami sekeluarga nanti di sini, kami memberanikan diri untuk berangkat bareng, yang… Continue reading A year in Groningen
Catatan Ramadhan 1436: Menjadi Jiwa yang Pemaaf
Alhamdulillah ini adalah Ramadhan pertama saya di Belanda, pertama jauh dari keluarga besar, pertama puasa 19 jam di summer, pertama ga makan masakan khas mama. Antara rada sedih dan excited. Sedih karena ga bisa kumpul sama mama, papa, kakak, adek, ibu, bapak, dan tante-om semua, terutama nanti kalau lebaran (karena ga ada rencana pulang kampung… Continue reading Catatan Ramadhan 1436: Menjadi Jiwa yang Pemaaf