Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Journal

Me and Dutch: Scheduling Agenda Appointments

Ada satu hal esensial yang berubah pada diri saya sejak tinggal di Belanda, yang pastinya lebih esensial dari kebiasaan minum kopi yang meningkat, hehe.. Yang ini agak penting dan menyangkut khalayak orang banyak *lebaay*. Yaitu: scheduling agenda appointments! Awalnya saya mgerasa biasa aja sih. Soalnya dari dulu saya juga udah punya kebiasaan nulis agenda. Misal… Continue reading Me and Dutch: Scheduling Agenda Appointments

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Corner, Groningen's Journal

Buiten Spelen (Welcome Spring, part 2)

Sepertinya hawa-hawa spring sudah datang. Matahari terbit lebih cepat dari biasanya, ga kayak waktu winter ditungguin sampe jam 9 masih aja gelap. Suhu juga rada menghangat, meski kalau keluar rumah masih harus pake jaket tebel dan perlengkapan lengkap. Langit pun didominasi oleh  warna biru dan cerahnya matahari.. ga mendung mengundang lagi. Kuncup-kuncup bunga udah mulai… Continue reading Buiten Spelen (Welcome Spring, part 2)

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Journal

Nederlands Cursus: Klaar

Finally.. Eindelijk, ben ik met de Nederlands cursus klaar! Salah satu resolusi saya tahun ini di sini: Bisa Bahasa Belanda Alhamdulillah. Tepuk punggung sendiri *pukpukpuk*. Terima kasih suami yang sudah mengizinkan istrinya ikut course bahasa Belanda sampe tahap ketiga ini (A2-B1). Waktu lesnya yang dari jam 18-20 ini cukup butuh effort juga. Suami jadinya pulang lebih… Continue reading Nederlands Cursus: Klaar

Groningen's Corner, Groningen's Journal

Treinsuïcide: Cara Bunuh Diri yang Ngetren di Belanda

Suatu kali temen saya cerita. Katanya semalem dia pulang dari Amsterdam ke Groningen naik trein ns (kereta umum Belanda) dan telaaat banget sampainya. Yang harusnya dijadwalkan sampai jam 9 malam, dia baru sampai stasiun Groningen hampir jam 1 dini hari. Keretanya terhenti di Amersfoort dan stuck selama 4 jam! Storringen (gangguan) bukan karena macet atau… Continue reading Treinsuïcide: Cara Bunuh Diri yang Ngetren di Belanda

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Corner, Groningen's Journal

Kopi: Sebuah Lifestyle di Belanda

Tidak bisa dipungkiri selama menetap di Belanda, ada satu kebiasaan kecil yang sudah menjadi ritual setiap harinya: ngopi. Konsumsi kopi saya cukup meningkat di sini. Saya aslinya bukan penggemar kopi banget sih, suka tapi ga addict. Lagian konsumsi kopi saya cuma kopi kapal api instan, kopi-susu ABC, kopi luwak, atau kokopian lainnya. Bukan pecinta kopi beraats… Continue reading Kopi: Sebuah Lifestyle di Belanda

Catatan Hati, Catatan Kajian, Groningen's Corner, Groningen's Journal

Tahfizh Al-Qur’an

For the last few months, me and my husband and couple of Indonesian students here gathered to learn Al-Qur'an in tahfiz and tafsir. The initiators for this activity are Mas Zaky and Mas Hegar (thanked for them). So, they opened registration for whoever want to learn Qur'an together. The teacher himself is Mas Zaky. He… Continue reading Tahfizh Al-Qur’an

Groningen's Corner, Groningen's Journal

Silaturahmi Kajuit 2016

Weekend kemarin, kami warga Indonesia di Kajuit, Lewenborg mengadakan silaturahmi reguler (ga tentu sih reguler-nya kapan, tapi kami doyan ngumpul). Tadinya dalam rangka syukuran ultah Runa dan Kinan.. Walaupun dah telat banget sih syukurannya, lha ultahnya bulan Januari, ini syukurannya udah akhir Februari, maklum pada banyak acara gitu deeh. Tapi gak papa, niat baik harus tetap… Continue reading Silaturahmi Kajuit 2016

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Corner, Groningen's Journal

Welcome Spring

Hello, I need you dear sunshine I really miss how the sun touches my skin with warm That I rarely feel in here Hello Spring, Although you seem very warm and bright You are still not comforting enough Maap ik ga biasa bikin pupuisian romantis. Itu cuma seliweran geje diriku. Sekarang lagi Spring Break (libur… Continue reading Welcome Spring

Children in the Netherlands, Education, Groningen's Corner

Belajar Berenang di Groningen

Kemarin Runa ngikut Mbak Mayya dan Mas Rayyan (tetangga Runa di sini) pergi les berenang. Asalnya saya dan Runa ga rencana mau ikut. Tapi kayaknya seru nih bisa lihat  Mbak Mayya berenang (Mas Rayyan renangnya besoknya). Di deket lingkungan rumah kami, di Lewenborg memang ada fasilitas kolam renang dan ada lesnya juga. Tempatnya bersebelahan dengan… Continue reading Belajar Berenang di Groningen

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Journal

Toewijzing (1) – Assignment (1)

Taal Biografie Ik ben Monik. Mijn moedertaal is Indoenesisch. Indonesie heeft vele verschillende en specifieke taal, volgens de regio, zoals Javaans, Sundaanse, Padangnese, etc. Ik kan spreek Padangnese omdat ik in Padang geboren ben. Ik kan begrijpen Sundaanse want ik woon in Bandung. Ik spreek Engels ook. Ik heb om Engels geleerd sinds ik in… Continue reading Toewijzing (1) – Assignment (1)