#ODOP #Day 100: It’s a wrap!


Alhamdulillah…. Akhirnyaa..

Selesai juga. Het is klaar! It’s finished!

*Ambil toga dan mic buat pidato kelulusan ODOP*

Lengkap sudah 99 postingan saya di sini. Tidak terasa ya 19 minggu (saya lebih kan beresnya bukan di hari ke 99) atau sekitar hampir 4 bulan saya tergabung di ODOP dan berusaha “memaksa” diri saya untuk menulis setiap harinya. Saya tahu saya suka menulis, tapi kadang saya malas dan ragu menuangkannya. Saya tahu kualitas tulisan saya mungkin belum tingkat tinggi, tapi saya merasa semuanya terasah dan tentu butuh proses.

Meskipun saya tidak tepat waktu menyelesaikan tantangan ini, tapi akhirnya tercapai juga *tepuk pramuka* eh maksudnya tepuk punggung, hehe.

Di ODOP ini saya belajar banyak hal. Tidak, tidak ada yang menuntun dan menuntut ini dan itu. Semuanya mengalir begitu saja. Manfaat utama yang saya dapat selama di ODOP

  1. Mendapat komunitas baru! Yang semuanya demen nulis. Kan berkumpulah dengan tukang minyak wangi jika ingin kecipratan wangi. Maka saya sudah berada di komunitas yang tepat, berkumpul dengan sesama penulis. Sayapun tertular untuk semakin rajin menulis. Di samping selalu ada info-info kepenulisan, info lomba, dan info buku dan tulisan yang menarik.
  2. Memperluas ranah blogwalking saya tidak hanya di anggota ODOP tapi juga lebih luas lagi
  3. Memboost rasa percaya diri saya untuk terus menulis. Duluuu sekali, saya tu gak suka ngeshare tulisan-tulisan saya. Malu kalu dibaca orang, gak tahu kenapa kok saya orangnya gak pede-an gini. Tapi dukungan dari ODOP dan komen-komen yang mampir ke saya membuat saya semangat untuk share tulisan
  4. Ketika saya lihat list saya dalam 99hari, ternyata ada beberapa tulisan yang berbuah untuk dikirimkan untuk lomba ataupun untuk mengisi artikel di tempat tertentu. Ini kemajuan buat saya karena saya dari dulu jarang ngirimin tulisan untuk lomba. Tapi kenapa tidak? Just put yourself to your limit.
  5. Makin menyadari bahwa menulis untuk saya itu pentingSepenting sarapan di pagi hari, atau sepenting merebahkan badan di malam hari *lebay kan mulai*. Membuat saya berpikir, serius dong Monik, dari dulu katanya mau jadi penulis, dari dulu pengen bikin buku. Kalau saudara-saudari tahu, resolusi seorang Monik setiap tahunnya adalah menerbitkan buku, yang mana belum pernah kesampaian, haha.. Paling banter cuma nampang di buku keroyokan-nya nulisbuku, itupun cuma dua kali. Itupun indie dan bukunya saya beli sendiri da ga ada royalti, haha..

Terima kasih kepada: Suami tercinta dan anak tersayang, Mas Fajar dan Runa, yang selalu maklum kalau Bundanya udah mulai serius sama laptop dan buku. terima kasih untuk para anggota ODOP, para ketua kelas di awal paruh dan ketua kelas di pertengahan paruh ODOP, Teh Shanty yang rajin banget mengurusi ODOP, teteh-teteh di grup WA ODOP, Manyin, Teh Muthi, Echi ibu jerapah, seneng ketemu kalian lagi di tempat ini, Teh Winda, Teh Lendy, Teh Winni, Nyakrotun, Mbak Rinda, Teh Miranti jendela keluarga, Teh Wita, Teh Putri(2), eem.. siapa lagi yaa banyak ey gak bisa mention satu-satu. Makasih juga untuk para pembaca setia blog saya (sok asik) yang sudah mampir dan memberikan komen, setiap komentar anda berarti untuk saya :). Makasih Njulita, my always partner in crime since childhood yang selalu ngingetin kalau Monik ini dari dulu emang demen nulis. Makasih juga Mas Rully yang tulisannya selalu menginspirasi dan sering berbagi tulisan juga.

Selepas ini saya akan terus konsisten menulis, meskipun gak saya posting semuanya di blog. Kalau ada saran dan masukan untuk saya jangan ragu-ragu untuk bilang.

Akhir kata saya mengucapkan maaf lahir batin jika saya ada salah selama ini, berhubung sebentar lagi mau Ramadhan. Semoga di Ramadhan tahun ini kita bisa melaksanakan semua ibadah dengan baik (semangat puasa 20 jam!), semoga Allah menerima semua ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, aamiin aamiin ya rabbal ‘alamiin…

Sampai bertemu #ODOPfor99days di semester berikutnya!

Advertisements

10 thoughts on “#ODOP #Day 100: It’s a wrap!

    1. Mbak Imelda juga kalo diitung2 postingan udah nyamain 99days ODOP kali mbak, hehe.. Oiya bener Mbak pengen sharing juga ttg ituu 😀

      1. ahaha…masa sih *pasang muka kaget padahal dalam hati “yes akuh dipuji” *. Selamat menunaikan ibadah puasa di Belanda ya mbak. Berapa jam kalau di sana?

    1. haha iyaa dC,, mau nulis selam bulan puasa dan setelah lebaran trus berakhir di draft trus, heueheu..
      Sun juga untuk Ahza 🙂 sing sukses ODOP kita hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s