Being Indonesian in the Netherlands, Catatan Hati, Curcol Aja

Ramah itu Menyemangati

Saya paling seneng kalau ketemu orang ramah. Dampak yang dia bawa jadi positif banget. Bawaannya kita jadi ikut ramah, ikut seneng, dan ikut senyum. Berasa sehat deh badan dan berasa damai dunia Katanya sih orang Indonesia itu ramah-ramah. Katanya orang bule itu apatis. Hmm.. kalo kata saya mah itu mah tergantung orangnya sendiri. Di Indonesia banyak… Continue reading Ramah itu Menyemangati

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Journal

Tentang Mandiri

Namanya manusia sebagai makhluk sosial artinya ia membutuhkan manusia lain untuk bersosialisasi, berhubungan, sampai saling tolong-menolong dan meminta bantuan. Nah,  orang Indonesia itu orang yang sangaaat sosial sekalii.. kami senang sekali berkumpul, senang mengobrol, dan suka tolong-menolong, dan tidak keberatan dengan untuk direpotkan. Sampai di negara orang pun kami tetap seperti itu, dengan ngumpul itu kami merasa… Continue reading Tentang Mandiri

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Journal

Kenapa Belajar Bahasa Belanda?

"Waarom wil je leren Nederlandse?" (Kenapa kamu mau belajar bahasa Belanda?) Itu adalah salah satu pertanyaan yang ditanyakan guru kursus bahasa Belanda saat pertama kali masuk  kursus. Kenapa? Bahasa Inggris aja belom khatam kok ya mau pusing-pusing belajar bahasa lainnya. Sebenernya itu salah satu to do list saya dari dulu, bisa banyak bahasa, kayak Nirina Zubir,… Continue reading Kenapa Belajar Bahasa Belanda?

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Journal

Salju – Yang Tak Seindah di Foto

Tanggal 4 Januari 2016. Hari pertama orang-orang di Groningen mulai masuk kerja lagi, masuk kuliah lagi, setelah liburan panjang selama 2 minggu. Libur natal dan tahun baru. Hari pertama masuk kampus lagi disambut oleh dinginnya salju yang turun. Di satu sisi saya seneng.. Horeee kebagian salju ey di winter ini, di satu sisi lagi.. Hii..… Continue reading Salju – Yang Tak Seindah di Foto

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Journal

Right or Wrong is My Country

Hidup di sini (Belanda) memang enak, tapi fana (AS, 2015) Pulang 3 minggu ke Indonesia memang ga cukup untuk memenuhi segala macam keinginan libur dan berkangen-kangenan sama keluarga, sahabat, tempat, suasana, makanan, daaaan segala macem lainnya. Tapi apa mau di kata memang jatah liburan kali ini hanya segitu, itupun karena adik nikah, jadi kita pengen… Continue reading Right or Wrong is My Country

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Corner, Groningen's Journal

A year in Groningen

Time flies. Ga kerasa sudah pas setahun di kami sekeluarga tinggal di Groningen. 24 Agustus 2013 kami menjejakkan kaki di Schipol, masih berasa ngambang dan belum ngegrip banget rasanya pas pindah ke Groningen. Dengan persiapan yang kilat dan masih belum tau gimana nasib kami sekeluarga nanti di sini, kami memberanikan diri untuk berangkat bareng, yang… Continue reading A year in Groningen

Being Indonesian in the Netherlands, Catatan Hati, Groningen's Journal, Hikmah

Catatan Ramadhan 1436: Menjadi Jiwa yang Pemaaf

Alhamdulillah ini adalah Ramadhan pertama saya di Belanda, pertama jauh dari keluarga besar, pertama puasa 19 jam di summer, pertama ga makan masakan khas mama. Antara rada sedih dan excited. Sedih karena ga bisa kumpul sama mama, papa, kakak, adek, ibu, bapak, dan tante-om semua, terutama nanti kalau lebaran (karena ga ada rencana pulang kampung… Continue reading Catatan Ramadhan 1436: Menjadi Jiwa yang Pemaaf

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Journal, Magister Journey

Apa yang Susah?

Suatu ketika dalam pembicaraan skype dengan mama, mama nanya: "Tinggal di sana apa yang susah?" saya: "Maksudnya susah apa ma?" Mama: "Yaa.. misalnya kalau di Indonesia susahnya tu, macet di mana-mana, di rumah ga ada pembantu yang bisa ngurangin kerjaan rumah tangga, atau apa gitu?" Hmmm... Apa yaa.. pertanyaan simpel dari mama membuat saya jadi… Continue reading Apa yang Susah?

Being Indonesian in the Netherlands, Catatan Hati, Hikmah

Ideal, Beruntung, dan Berkah

Banyak yang bilang bahwa kondisi keluarga kami saat ini adalah ideal. Di mana saya berkuliah dengan full scholarship di Belanda, suami bekerja dengan pekerjaan yang sama di Indonesia, dan Runa sekolah dan berada di tangan yang terpercaya. Semuanya seperti terencana dengan rapi. Ada juga yang bilang bahwa kami sangat beruntung, saya bisa keterima S2 tanpa… Continue reading Ideal, Beruntung, dan Berkah

Being Indonesian in the Netherlands, Groningen's Corner, Groningen's Journal

Mushola

Sudah lazim ketika kita berpindah ke suatu tempat yang baru, maka kita akan sering membanding-bandingkan kondisi di tempat lama dengan tempat baru. Tentunya kita juga merasa rindu dengan tempat kita dulu. Itulah yang juga saya alami setelah 6 bulan berada di sini. Saya membandingkan semua fasilitas dan keteraturan yang ada di Belanda yang tentunya jauh… Continue reading Mushola