Memilih Oleh-oleh ketika Travelling


Apa yang akan kalian beli untuk oleh-oleh ketika jalan-jalan ke tempat baru? atau ke suatu tempat yang jarang-jarang dikunjungi? Bisa jadi oleh-oleh bisa berupa makanan khas daerah tersebut, kerajinan tangan khas, atau pajangan yang merepresentasikan daerah tersebut. Tidak lupa oleh-oleh berupa beberapa jepretan foto saat kita travelling ke sana. Macem-macem deh.. Kalau di Indonesia biasanya lebih sering oleh-oleh berupa makanan ya, hehe.. habisnya makanan  di Indo enak-enak, kalau ke Yogtakarta ya beli bakpia, kalau ke Medan beli bolu gulung Meranti, ke Bali ada pie susu atau pia legong, ke Padang ada sanjai balado, karak kaliang, kipang, randang *buset ik jadi ngiler sendiri nulisnya*, apalagi kalau ke Bandung udah berlimpah tu oleh-oleh makanan khas Bandung.

Beda sama travelling di sini, rata-rata bukan kulinernya yang dinikmati, yang ada selama jalan-jalan kita cuma makan kebab sama fish-chips demi mendapat makanan yang halal, atau bahkan bawa makanan sendiri. Tapi bukan berarti travelling around Europe jadi miskin oleh-oleh dong. Dengan budget tertentu kita tetep pengen punya kenang-kenangan khas tempat yang kita kunjungi.

Kalau Mama dan Papa suka banget mengoleksi mainan magnet untuk kulkas, gelas dan piring, atau pajangan yang bergambar/bertema negara atau kota yang mereka kunjungi. Udah banyak gelas dan piring, apalagi mainan magnet yang terpajang di rumah. Saya sendiri dan suami sebenarnya bukan orang yang apik soal koleksi pajangan, heu. Kami belum punya koleksi tetap untuk pajangan dari oleh-oleh tiap travelling. Pilihan kami suka berubah-ubah.

Mengikuti jejak Mama dan Papa, yang paling mudah ya saya mengoleksi mainan kulkas juga *selain harganya juga yang paling murah dari harga pajangan lainnya, hehe*. Kadang kalau masih ada sissa budget ya kami beli pajangan lainnya, seperti miniatur Big Ben dari London, windmollen Belanda, atau koleksi piring, tapi ga konsisten juga jadinya.

Suami malah akhir-akhir ini jadi suka ngoleksi maket kecil khas kota yang kami kunjungi, itu terinspirasi dari temennya sebenernya. Jadi kayak maket berupa lingkungan kota, deretan rumah, atau landscape si kota tersebut. Baru beberapa yang kami punya, oleh-oleh dari Austria Trip kemarin.

Kalau saya suka meatau goleksi kartu pos, nah ini pilihan yang lebih murah dan mudah. Harga tiap kartu pos paling cuma 50 sen sampai 1 euro. Bahkan ada yang 1 euro dapat 3. Kan di kartu pos itu biasanya tergambar spot-spot khas atau tradisi di negara/kota tersebut. Tapi Pak Suami bilang, lha buat apa dong kartu pos kan gak greget. Untunglah saya dapat cara biar oleh-oleh kartu pos-nya lebih greget, thanks to Ibu Intan Nur Hilmi yang menginspirasi, haha. Waktu saya main ke rumahnya, ada kartu pos yang berasal dari tempat mereka liburan. Jadi ketika mereka liburan di kota tsb, mereka beli kartu pos, isi sendiri, dan kirim ke alamat rumah mereka, tunggu sampai itu kartu pos tiba di rumah! Cool! Pikir saya. Mereka biasanya mengirim juga untuk keluarga di Indo.

Waktu saya bilang ke Pak Suami tentang ide itu, dia bilang.. Wah kalo gitu si oleh-oleh kartu pos jadi gak monoton, hehe. Jadilah tiap jalan-jalan selain menyempatkan beli oleh-oleh magnet kulkas, kami juga menyempatkan beli dan ngirim kartu pos dari sana. Tricky-nya kalau yang jual kartu pos gak sekalian jual prangko harus nyari prangko dulu.. Biasanya suka ada di tourist info atau kantor pos *ya iyalah ceu*. Kalau kotak surat? Yaa.. bisa dicari sambil jalan, In sya Allah nemu. Dengan begini oleh-oleh postcards jadi lebih bermakna *walaupun pas nulis di kartupos tulisan acakadut, haha*.

Kalau kamu sukanya ngoleksi oleh-oleh apa selama travelling?

Postcards dari kota-kota yang kami kunjungi, Salzburg, Hallstatt, Innsbruck, dan Munich.
Postcards dari kota-kota yang kami kunjungi, Salzburg, Hallstatt, Innsbruck, dan Munich.
Advertisements

5 thoughts on “Memilih Oleh-oleh ketika Travelling

    1. aih lupa belum kebales komennya.. Iyaah gantungan kunci, kalo yg murah2 mbak hihi.. kalo mahal mending buat sndiri ajah

  1. Aku akuu.. sukanya beli kartu pos juga dan kirim ke temen2. Pernah juga bikin giveaway buat yang mau dikirimin kartu pos hehe. Kalo buat di rumah sendiri hobinya magnet kulkas juga :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s